Kompas TV nasional sosok

Sayap Garuda di Tanah Kongo, Afrika

Rabu, 7 Oktober 2020 | 20:05 WIB

Penulis: Victor Hitler Siagian

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penugasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan diemban para prajurit TNI merupakan tugas istimewa karena dipercaya menjadi duta bangsa, duta TNI, dan diplomat TNI di forum internasional.

Pada 2019, sebanyak 850 Anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Batalyon Gerak Cepat (BCG) MONUSCO, di bawah pimpinan Dansatgas Kolonel Inf Daniel S.P. Lumbanraja, diberangkatkan ke Kongo, Afrika.

Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia ke Kongo merupakan bukti nyata keikutsertaan Indonesia dalam penyelesaian perdamaian di Afrika yang juga memperkokoh keberadaan dan kredibilitas Indonesia.

Baca Juga: Kisah Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna: Anak Seorang Montir yang Berhasil Jadi KSAU

Saat ini, Indonesia telah masuk jajaran 10 besar negara pengirim pasukan pemeliharaan PBB. Dengan pengiriman Kontingen Garuda XXXIX-A Kongo berjumlah 850 personil ini, maka pasukan Indonesia yang saat ini bertugas di pelbagai misi pemeliharaan PBB berjumlah 3.544 personil.

Di bawah kepemimpinan Kolonel Inf Daniel S.P. Lumbanraja, Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B menorehkan beberapa keberhasilan.

Salah satunya mendamaikan pertikaian tiga pasukan misil mereka, terdiri dari 12 orang dari kelompok milisi Persi Kaomba, pimpinan Mukonga Faliala, dan tujuh orang dari kelompok milisi Aleluya pimpinan Bilenge Shindano.

Baca Juga: Sosok AKP Priyo Suhartono, Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibu Kandung

Bagimanakah cerita lengkapnya selama mereka bertugas menjadi sayap Garuda di Tanah Kongo Afrika? Berikut cerita selengkapnya.

Penulis : Desy Hartini


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Gunakan Obat Tidur Ayah Cabuli Anak

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:46 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:20
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT