Kompas TV nasional hukum

Berkas Sudah Dilimpahkan, Nurhadi dan Menantu Tinggal Tunggu Jadwal Sidang

Selasa, 29 September 2020 | 18:31 WIB
berkas-sudah-dilimpahkan-nurhadi-dan-menantu-tinggal-tunggu-jadwal-sidang
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi usai memberikan kesaksian saat sidang lanjutan kasus suap pengajuan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan Terdakwa Eddy Sindoro di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (21/1/2019). (Sumber: TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN )

JAKARTA, KOMPAS.TV – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan penyidikan kasus suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung (MA) yang menyerekt eks Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono sebagai tersangka.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan kasus tersebut sudah masuk ke tahap dua atau pelimpahan barang bukti dan tersangka ke jaksa penuntut umum.

"Hari ini Selasa (29/9/2020) Tim Penyidik KPK melaksanakan tahap II (Penyerahan Tersangka dan barang bukti) Tersangka NHD dan RHE kepada Tim JPU KPK," ujar Ali saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga: Terkait Kasus Suap 46 Miliar Rupiah, KPK Geledah Rumah Kerabat Nurhadi

Ali menambahkan dengan pelimpahan ini, maka penahanan Nurhadi dan Rezky menjadi kewenangan JPU selama 20 hari ke depan terhitung mulai Selasa ini hingga 18 Oktober 2020 mendatang.

JPU KPK diberikan waktu selama 14 hari kerja untuk segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara para Terdakwa ke PN Tipikor.

"Selama proses penyidikan, lebih kurang 167 saksi yang telah diperiksa oleh penyidik KPK," ujar Ali.

Editor : Johannes Mangihot

1
2
3



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PROKES Jelang Libur Panjang

Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:29 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:48
KPK AJAK MASYARAKAT PILIH CALON KEPALA DAERAH YANG JUJUR DAN BERINTEGRITAS DALAM PILKADA 2020   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DORONG PEMULIHAN EKONOMI SEKTOR TRANSPORTASI   MENKO POLHUKAM: PERLU SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK UNTUK WUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BERSIH   MENKUMHAM YASONNA LAOLY TEGASKAN PENTINGNYA REVOLUSI DIGITAL PELAYANAN PUBLIK   BPOM SEBUT TAK KESAMPINGKAN ASPEK KEAMANAN, KHASIAT, DAN MUTU DALAM PEMBERIAN PERSETUJUAN VAKSIN COVID-19   SATGAS COVID-19 INDRAMAYU TERBITKAN ATURAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA MASA PILKADA 2020   KKP SEBUT TELAH MELATIH 47.000 ORANG DALAM SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: IZIN USAHA PENGOLAHAN KOMODITAS PERIKANAN SEMAKIN MUDAH DAN CEPAT   CEGAH PRAKTIK PENYIMPANGAN KOPERASI, KEMENKOP DAN UKM MULAI TERAPKAN REFORMASI SISTEM PENGAWASAN KOPERASI   BAWASLU RIAU AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   PT PUPUK INDONESIA TELAH SALURKAN 69 JUTA TON PUPUK BERSUBSIDI KEPADA PETANI   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: APLIKASI SIPETAK UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA PENGELOLAAN TAMBAK   MENKOMINFO: HAK ATAS KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN BERPENDAPAT DI INDONESIA MEMILIKI BATAS YANG HARUS DIPATUHI   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM BERSATU LAWAN COVID-19 UNTUK OPTIMALKAN OPERASI YUSTISI