Kompas TV nasional berita kompas tv

Kejaksaan Agung Kembali Periksa Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki

Selasa, 15 September 2020 | 08:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung pada Senin kemarin (14,09,2020) kembali memeriksa Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Malasari . Keduanya diperiksa terkait kasus dugaan suap kepengurusan fatwa di Mahkamah Agung .

Penyidik Kejaksaan Agung hari ini (15/09/2020) melanjutkan pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra.

Selain Djoko Tjandra,Kejaksaan Agung juga memeriksa Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Keduanya diperiksa terkait kasus dugaan suap kepengurusan fatwa di Mahkamah Agung. Fatwa ini diurus agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dalam Kasus Pengalihan Hak Tagih Bank Bali yang menjeratnya.

Komisi Kejaksaan menyatakan bakal mengusut oknum kejaksaan yang diduga turut terlibat dalam suap pengurusan fatwa MA untuk kasus yang melibatkan terpidana Djoko Tjandra

Dalam kasus ini Jaksa Pinangki telah ditetapkan sebagai tersangka.

Usai mengikuti gelar perkara di Kejaksaan Agung, komisi kejaksaan mengaku telah mendapat laporan masyarakat terkait kasus Jaksa Pinangki.

Sejumlah nama dari kejaksaan yang disebut dalam kasus Jaksa Pinangki pun sudah diperiksa komisi kejaksaan.

Sebelumnya Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta komisi kejaksaan serius menelusuri dugaan pelanggaran kode etik oleh pejabat tinggi Kejaksaan Agung dalam kasus pengalihan hak tagih Bank Bali dengan tersangka Djoko Tjandra.

MAKI menyebut mantan Jaksa Agung Muda bidang Intelijen Kejaksaan Agung Jan Samuel Maringka menghubungi Djoko Tjandra semasa buron.

MAKI menilai alur komunikasi Jan Maringka dan Djoko Tjandra bisa mengungkap benang merah sejumlah kasus termasuk yang melibatkan tersangka Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:50
KASAD DUKUNG PENUH PROGRAM KETAHANAN PANGAN MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO   SEBANYAK 5 WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT SEBUAH SERANGAN ROKET DI DEKAT BANDARA BAGHDAD, IRAK   AZERBAIJAN DAN ARMENIA SALING TUDING MENGERAHKAN ARTILERI BERAT DALAM PERTEMPURAN DI WILAYAH NAGORNY KARABAKH   PBB SEBUT ISRAEL TELAH HANCURKAN LEBIH DARI 500 BANGUNAN PALESTINA DI TEPI BARAT DAN JALUR GAZA PADA TAHUN INI    SEBANYAK 125 PRAJURIT TNI AD JALANI LATIHAN BERSAMA DI AS UNTUK TINGKATKAN HUBUNGAN MILITER DENGAN US ARMY   BADAN NASIONAL PENGELOLAAN PERBATASAN: ADA 29 TITIK LINTAS BATAS TAK RESMI RI-MALAYSIA DI KALIMANTAN BARAT   WALI KOTA TEGAL TERBITKAN SURAT EDARAN UNTUK MENUTUP SEMENTARA TEMPAT WISATA HINGGA KARAOKE SELAMA OKTOBER 2020   WHO BERENCANA LUNCURKAN 120 JUTA TES CEPAT KORONA KE NEGARA MISKIN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: JIKA HARGA TES USAP TURUN, MASYARAKAT BISA TERDORONG MELAKUKAN TES MANDIRI   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH TURUNKAN HARGA TES USAP SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN PENYEBARAN COVID-19    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.540 ORANG: 1.113 SEMBUH, 122 MENINGGAL DUNIA, 305 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 497 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 3.276.402 SPESIMEN HINGGA 29 SEPTEMBER 2020   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 132.496 ORANG