> >

Antrean Tukar Uang Baru Berujung Saling Dorong di Cirebon, Ini Penyebabnya

Vod | 22 Maret 2024, 17:28 WIB

CIREBON, KOMPAS.TV - Sejak Bank Indonesia resmi membuka layanan penukaran uang baru lebaran, antrean penukaran uang mulai tampak di sejumlah daerah.

Di Cirebon, Jawa Barat, warga bahkan berdesakan dan saling dorong saat antre penukaran uang baru di depan Masjid Raya At-Taqwa.

Sebagian warga mengaku kecewa, karena petugas mendahulukan pendaftar online sehingga warga yang datang langsung kehabisan kuota.

Petugas Bank Indonesia Cabang Cirebon menyebut aksi saling dorong karena ketidakpahaman warga soal prosedur penukaran uang yang bisa didaftarkan lewat Laman Pintar BI.

Antrean panjang penukaran uang juga terjadi di Kota Madiun, Jawa Timur.

Antrean bahkan terjadi sebelum mobil kas keliling Bank Indonesia tiba.

Dengan membawa KTP dan bukti pendaftaran, warga menukar uang mulai pecahan seribu, lima ribu, sepuluh ribu hingga pecahan lima puluh ribu rupiah untuk lebaran.

Di ibu kota, puluhan warga mengantre untuk menukarkan uang pecahan di mobil BI yang terparkir di pusat Pasar Batu Akik, Jatinegara, Jakarta Timur.

Tak hanya warga Jakarta Timur, sejumlah warga dari Jawa Barat datang untuk mendapatkan uang baru.

Warga mengaku terhambat karena laman Bank Indonesia sempat eror.

Bank Indonesia tahun ini menyediakan uang tunai sebesar Rp197,6 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan lebaran.

Jumlah uang yang disediakan tahun ini naik 4,65 persen dibanding realisasi tahun 2023.

Masyrakat bisa menukar uang langsung lewat kas keliling Bank Indonesia yang tersebar di 4.264 titik atau bisa memesan terlebih dulu via laman pintar.go.id.

Pengguna bisa memilih lokasi, tanggal dan waktu yang diinginkan beserta nominal penukaran uang dengan batas maksimal Rp4 juta.

Layanan penukaran uang keliling untuk momen lebaran dan Idul Fitri 2024 akan berlangsung hingga (7/04) nanti.

Baca Juga: Antusiasme Warga Cirebon Serbu Tukar Uang Baru Keliling, Aksi Saling Dorong Tak Terelakan

#tukaruanglebaran #bankindonesia #uangbaru
 

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV


TERBARU