> >

Jangan Sampai Keliru, Mari Mengenal Istilah FOMO-JOMO

Sinau | 27 Juli 2022, 18:01 WIB

KOMPAS.TV-Istilah Fear of Missing Out dan Joy of Missing Out atau dikenal dengan (FOMO-JOMO) digunakan untuk menggambarkan kaitan seseorang dengan internet.

Keduanya seperti dua sisi koin, menyadur Kompas.tv Fear of Missing Out (FOMO) dikenal sebagai keinginan untuk terus terhubung dengan internet supaya tidak ketinggalan tren.

Sebaliknya, Joy of Missing Out (JOMO) merupakan cara terbaik untuk mengatasi Fear of Missing Out (FOMO) yakni meninggalkan internet dan masa bodoh dengan tren.

Karena belum akrab di masyarakat, banyak orang yang keliru dalam memaknai pengertian FOMO-JOMO.

"Kalau kita hanya sekadar ingin tetap keep up, dan sebenernya tidak takut melewatkannya juga, itu bukan FOMO. FOMO itu pola perilaku dan rasa takutnya seperti orang yang obsesif kompulsif", papar Adi Dinardinata, S.Psi, M.Psi. Psikolog & Dosen Fakultas Psikologi Universtas Diponegoro (UNDIP)

Adi menjelaskan, Fear of Missing Out( FOMO) adalah takut melewatkan sesuatu, bukan ingin selalu terhubung.

Sementara Joy of Missing Out (JOMO), bukan tentang melepaskan diri dari dunia maya dan meninggalkannya sama sekali.

Bagi Adi, Joy of Missing Out (JOMO) adalah sikap yang tetap merasa nyaman meskipun melewatkan banyak hal yang sebenarnya tidak ingin dilewatkan.

Jadi, jalan tengahnya adalah dengan menghadapi rasa takutnya, bukan melepasakan diri dari dunia.

Fear of Missing Out( FOMO) juga tidak melulu berkaitan dengan internet.

Beberapa fenomena Fear of Missing Out( FOMO), sebelum adanya internet adalah, takut ketinggalan berita takut melewatkan kesempatan yang diinginkan, bahkan takut melewatkan diskon.

Baca Juga: Dari Oppa hingga Kimci, Begini Syarat Kata Baru Bisa Terdaftar di KBBI

Editor Video & Grafis: Arief Rahman 

Penulis : Sunbhio-Pratama

Sumber : Kompas TV


TERBARU