> >

Penerjemah Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan Indonesia Bersaing Secara Global

Aplikasi | 21 Februari 2023, 16:17 WIB
Menggunakan penerjemahan berbasis kecerdasan buatan dapat menjadi salah satu strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnis. (Sumber: Dok. Pexels)

KOMPAS.TV – Perekonomian nasional yang sempat mencatat pertumbuhan negatif saat dilanda pandemi Covid-19 tahun 2020 mulai berangsur pulih. Situasi ekonomi dunia pun turut menunjukkan tanda-tanda perbaikan ke arah positif.

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, ekonomi Indonesia pada Triwulan IV-2022 mencatatkan pertumbuhan solid sebesar 5,01% (yoy). Tak heran, pertumbuhan ekonomi yang melaju pesat tersebut menarik minat pasar internasional.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data investor asing yang bersedia menanamkan modal sebesar 10.259 juta dollar AS untuk 15.173 proyek sektoral Indonesia per Maret 2022.

Proses penanaman modal tersebut menghasilkan potensi kerja sama multilateral yang juga menyasar banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kini, para pelaku UMKM pun berkesempatan bersaing dalam skala global. 

Namun, sebelum berhasil menembus pasar global, tiap pelaku usaha tentunya perlu menyiapkan diri sebaik mungkin. Salah satu modal yang diperlukan agar tetap kompetitif dalam persaingan ekonomi global adalah kemampuan bahasa asing.

Kemampuan berbahasa asing dapat menjadi modal pelaku usaha untuk menyusun strategi bisnis maupun saat menjalankan operasional. Selain dapat berkomunikasi secara lebih efektif, perusahaan akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan untuk membangu kerja sama yang baik. 

Jika menguasai bahasa asing, perusahaan dapat meningkatkan akses pasar dan menjangkau pelanggan baru. Dengan begitu, perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan.

Keunggulan lain memiliki kemampuan bahasa asing yaitu memahami budaya pelanggan, mulai dari konteks, nuansa, hingga kebiasaan pelanggan. Jadi, perusahaan bisa menentukan strategi pemasaran terbaik sehingga lebih tepat sasaran. 

Bahasa asing dapat menjadi keunggulan tersendiri bagi perusahaan dalam persaingan pasar global. Keunggulan kompetitif tersebut dapat dimanfaatkan perusahaan dalam memperluas operasi hingga memenangkan persaingan bisnis, terutama menghadapi pelaku usaha tanpa kemampuan bahasa asing.

Seiring perkembangan teknologi, seluruh manfaat tersebut dapat diperoleh perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui platform penerjemahan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Penulis : Adv-Team

Sumber : Kompas TV


TERBARU