> >

Catat! Ini Link Live Streaming Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Berikut Fakta-faktanya

Sains | 5 April 2024, 19:00 WIB
Ilustrasi gerhana matahari total 8 April 2024 yang dibarengi solar flare (Sumber: New Scientist)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi pada 8 April 2024 menjadi pusat perhatian lembaga antariksa nasional dan internasional.

Pasalnya, gerhana matahari total merupakan fenomena astronomi yang cukup langka. 

Berikut link live streaming dan fakta-fakta gerhana matahari total 2024.

1. Link Live Streaming Gerhana Matahari Total 2024

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA telah membagikan link live streaming gerhana matahari total pada 8 April 2024 1.00 p.m-4.00 p.m EDT atau 9 April 2024 mulai pukul 00.00 waktu Indonesia)

Berikut link live streaming di kanal YouTube NASA. Klik di sini.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total 8 April 2024 Jam Berapa? Ini Waktu dan Lokasinya

2. Bakal Muncul Ledakan Matahari

Pada GMT 8 April 2024 ini digadang-gadang, manusia di bumi bisa melihat fenomena solar flare atau ledakan matahari secara langsung.

Hal ini diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

"Menurut National Center for Atmospheric  Research (NCAR) akan terlihat ledakan-ledakan di Matahari, dimana saat totalitas Gerhana Matahari, pandangan Matahari dari Bumi terhalang oleh Bulan dan menyisakan sisi tepi. Pada sisi tepi inilah di Bumi bisa menyaksikan tepian plasma Matahari tampak meledak-ledak," tulis BMKG di laman resminya 1 April 2024.

Saat gerhana matahari total berada di puncaknya, ledakan-ledakan di matahari tersebut akan lebih jelas terlihat.

Fenomena ledakan besar matahari  sayangnya hanya dapat diamati pada beberapa titik di Bumi, tidak termasuk Indonesia. 

Baca Juga: BMKG: Ada Ledakan Terlihat saat Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Apa Dampaknya bagi Bumi?

3. Tidak Bisa Diamati di Indonesia

BMKG mengatakan, masyarakat Indonesia tidak bisa melihat secara langsung gerhana matahari total pada 8 April 2024, karena pada saat fenomena terjadi, wilayah tanah air sedang malam hari.

Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU