> >

Cerita Nabi Muhammad Saat Muda yang Pernah Jatuh Cinta dan Ditolak

Beranda islami | 7 September 2021, 18:23 WIB
Ilustrasi masjid sebagai tempat ibadah umat Islam (Sumber: Simon Infanger / Unsplash)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Nabi Muhammad semasa muda juga pernah jatuh cinta dan patah hati. Gadis yang disukai Nabi itu bernama Fakhitah dari suku Quraisy. Ia juga merupakan putri dari paman Nabi, Abu Thalib. Bagaimana kisah ini bermula?

Nabi Muhammad remaja tinggal bersama Abu Thalib. Beliau diajari berdagang, bersosialisasi dengan masyarakat dan bergaul dengan keluarga Abu Thalib.

Di keluarga Abu Thalib ini ada beberapa anak dan remaja dan sebaya dengan beliau seperti Thalib, anak tertua dan Aqil yang berusia empat belas tahun, serta Ja’far yang lebih muda.

Mereka bermain bersama-sama sejak kecil, makan di piring yang sama dan berbagi kegembiraan bersama.

Di sini pula beliau berjumpa dengan sosok putri anggun yang memikat hati Nabi Muhammad saat muda. Ia bernama Fakhitah ibn Abu Thalib, atau yang biasa dipanggil dengan Ummu Hani’.

Nabi Muhammad muda pun menemui pamannya itu. Beliau yakin, perasaannya ini suci dan berniat untuk menjumpai Abu Thalib untuk mengutarakan niat baiknya: menikahi Fakhitah. Toh umur Nabi Muhammad dan putri pamannya itu juga sudah mencukupi untuk menikah.

Beliau sudah memantapkan hati. Saat itu, Nabi sudah merasa cukup.

Beliau juga sudah punya pekerjaan dan juga cukup disegani akan kejujurannya. Kalau sekadar urusan nafkah sebagai prasyarat pernikahan, tentunya Nabi sudah begitu siap.

Benar kata pepatah, jodoh adalah urusan Tuhan. Dan kedatangan Nabi Muhammad muda pun terlambat.

Fakhitah ternyata telah dijodohkan dengan pria bernama Hubayroh, putra saudara ibu Abu Thalib yang berasal dari Bani Makhzum.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU