> >

Aksinya Terbongkar, Polisi Gadungan Tak Menyerah dan Todongkan Pistol ke Tim Buser Polsek

Berita daerah | 28 Mei 2020, 11:51 WIB
Ilustrasi Senjata api rakitan. (Sumber: Pixabay)

"Saat ingin dilakukan penangkapan salah satu mengatakan (urusan) mau panjang atau pendek serta menodongkan senjata yang dibawa ke arah Tim Resmob," kata Kapolres.

Dari penangkapan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa mobil yang telah dimodifikasi dengan nomor polisi polri, tiga airsoft gun, ikat pinggang lambang polri, tiga HT, dan satu kaus warna coklat lambang Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto, menjelaskan peristiwa pemerasan tersebut terjadi saat korban yang tengah nongkrong bersama teman-temannya didatangi oleh para pelaku.

Mereka datang mengendarai mobil menyerupai kendaraan dinas polisi berpelat nomor 1512-01.

Baca Juga: Kantongi Ratusan Juta Hasil Penipuan Jual Tanah, Suami Istri Ditangkap Usai Buron 13 Tahun

"Mereka pakai mobil jenis Kijang Innova dengan pakai pelat nomor dinas 1512-01 dengan lampu rotator," kata Afroni.

Korban merasa ketakutan dan langsung pergi dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian memepet korban dan menyuruhnya berhenti sambil melepaskan tembakan sebanyak lima kali.

Pelaku mengintimidasi korban dengan berpura-pura menanyakan kelengkapan dokumen kendaraan.

Kemudian, korban dibawa masuk ke dalam mobil dengan alasan akan dibawa ke Polres Tangerang Selatan karena korban tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan.

"(Di dalam mobil) korban diintimidasi seperti 'kamu mau saya tembak atau kamu punya uang enggak', (korban) ditekan, (korban) ditodong," kata Afroni.

Baca Juga: Kecam Pemerasan Oleh Aparat, Jokowi: Copot, Pecat, Gitu Aja Udah...

Di saat bersamaan, polisi mencurigai mobil pelaku yang melintas di depan kantor Polsek Pondok Aren. Saat mobil para pelaku dihentikan, mereka mengaku sebagai anggota Paminal Mabes Polri.

Polisi kemudian menggeledah mobil pelaku dan menemukan barang bukti berupa tiga senjata api jenis airsoft gun.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU