> >

Perajin Batik Beralih Produksi Masker Kain

Berita daerah | 9 April 2020, 18:42 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.TV - Perajin batik di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur mensiasati masa sulit di saat pandemi Covid-19 dengan cara membuat masker dari kain batik.

Kini usaha kain batik kembali bergeliat seiring dengan adanya kebijakan pemerintah tentang kewajiban memakai masker.

Siasat tersebut salah satunya dilakukan oleh para perajin batik ronggo mukti di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Para perajin memproduksi masker batik mulai dari proses pemotongan kain, penjahitan hingga packing.

Sebelumnya usaha batik milik Muhammad Mahrus ini sempat kolaps karena sepinya pembeli di tengah pandemik covid-19. Perajin memberhentikan produksi, karena omset anjlok sehingga tidak mampu menutupi biaya produksi.

Namun, sekitar tiga pekan lalu, produksi batik kembali dilanjutkan dengan cara berbeda, yakni mengalihkan produk fashion ke masker.

Perajin batik ronggo mukti, Muhammad Mahrus menyatakan usaha batik ronggo mukti mampu memproduksi 10 ribu masker batik dalam sepekan.

Satu helai masker dijual dengan 7 sampai 10 ribu rupiah. Masker batik memiliki kelebihan, yakni berkantong sehingga bisa diisi tisu didalamnya.

Pemesan masker batik tidak hanya dari warga Probolinggo, namun juga luar daerah, seperti Pasuruan, Situbondo dan Lumajang.

Baca Juga: Penjahit Banjir Pesanan Baju Alat Pelindung Diri

Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian menyatakan bangkitnya UMKM batik tidak lepas dari peran Pemerintah Kabupaten Probolinggo, yang meminta UMKM untuk memproduksi makser dalam jumlah besar.

Pemkab Probolinggo menggalakkan program satu juta masker kain guna menyiasati kelangkaan masker.

Sinergi antara pelaku UMKM dan pemerintah layak dicontoh oleh daerah lain di tengah pandemi Covid-19.

#PerajinBatik #MaskerKain #Probolinggo

Penulis : KompasTV-Jember

Sumber : Kompas TV


TERBARU