> >

Hanya 4 Pembina Dampingi Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai, Pencetusnya Malah Tak Ikut

Berita daerah | 25 Februari 2020, 12:43 WIB
Wakapolres Sleman Kompol M Kasim Akbar Bantilan memberikan keterangan saat jumpa pers penetapan tiga tersangka dalam peristiwa susur sungai Sempor di Mapolres Sleman (Sumber: KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

"Ketiga orang ini penentu dan ide, lokasi ada pada mereka, terutama YIA. Tetapi mereka justru tidak ikut turun," kata Kasim.

Lebih lanjut, Kasim menuturkan, kegiatan Pramuka merupakan ekstra kurikuler wajib di SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta. 

Baca Juga: Seluruh Korban Susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi Sudah Ditemukan

Namun ternyata dalam kegiatan susur sungai kali ini, tidak ada persiapan yang matang dari para pembina. Termasuk mempertimbangkan risiko kecelakaan.

"Setidaknya dari pembina ini mampu berfikir secara logis bahaya, risiko yang terjadi, kesiapan, safety-nya, pelampung, tali dan lain-lain. Tetapi itu semua tidak dilakukan," ucap Kasim.

Sebelumnya, 10 siswa SMPN 1 Turi, Sleman, ditemukan dalam kondisi tewas setelah hanyut terbawa banjir Sungai Sempor. 

Tewasnya mereka ketika tengah mengikuti kegiatan Pramuka susur Sungai Sempor pada Jumat (21/02/2020) sore.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU