> >

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Penutupan Bandara Sam Ratulangi Diperpanjang Lagi hingga Minggu Pagi

Sulawesi | 5 Mei 2024, 08:03 WIB
Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pascaerupsi. (Sumber: ANTARA/Karel A Polakitan)

MANADO, KOMPAS.TV - Penutupan Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulawesi Utara, diperpanjang lagi karena imbas dampak erupsi gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

GM Bandara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti menyebut, perpanjangan penutupan ini disebakan abu vulkanik Gunung Ruang yang masih berada di seputaran bandara. 

"Karena sebaran abu vulkanik Gunung Ruang masih berada di seputaran Bandara Samrat, maka kami harus memperpanjang Notam penutupan Bandara Samrat," kata Maya dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).

Menurut penjelasannya, penutupan Badara Sam Ratulangi diperpanjang hingga hari ini, Minggu (5/5) pukul 10 Wita.

Penutupan sementara tersebut diperpanjang berdasarkan hasil pengamatan aktivitas abu vulkanik Gunung Ruang dan Notam dengan nomor: A1203/ 24 NOTAMR A1192/24.

Ia menuturkan, hal tersebut dilakukan untuk keselamatan penumpang, mengingat abu vulkanik sangat berbahaya jika menembus mesin pesawat.

"Kami terus melakukan pembersihan di landasan sampai dikeluarkannya Notam untuk pembukaan jalur penerbangan dari dan menunu Manado," tegasnya, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Sempat Ditutup Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Djalaluddin Gorontalo Kini Beroperasi Kembali

Perpanjangan penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado telah dilakukan beberapa kali imbas kondisi sebaran abu vulkanik yang masih berada di seputaran Bandara.

Sebelumnya, Gunung Ruang kembali erupsi pada Selasa (30/4) dini hari.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV/Antara.


TERBARU