> >

Rencana Prabowo-Gibran Soal Pangkas Subsidi BBM dan Bentuk Kemenko Urus Makan Siang Gratis

Sulawesi | 23 Februari 2024, 14:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Selama enam bulan pasangan kontestan pemilihan presiden 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berkampanye untuk memberikan makan siang gratis dan susu gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil.

Namun bagaimana janji kampanye ini, realisasinya sampai kini belum jelas.

Salah satu idenya, pembentukan kementerian khusus untuk mengelola program makan siang dan susu gratis tersebut.

Ide ini sedang dibahas Gibran dengan Prabowo.

Merujuk data Kementerian Pendidikan, tim jurnalisme data Kompas.id mencatat program ini bisa berjalan pada 2024, dengan peserta makan siang dan susu gratis sebanyak 47,5 juta anak sekolah SD hingga SMA dan SMK.

Program ini berjalan selama 240 hari aktif masuk sekolah.

Dengan jumlah ini, maka perhitungannya dengan asumsi per paket makanan sebesar Rp30 ribu dan susu Rp5 ribu maka perlu Rp399,6 triliun.

Maka dari mana anggarannya, harus dipikir masak-masak tim Prabowo-Gibran.

Salah satu yang diungkapkan, tim kampanye Prabowo-Gibran saat ini sedang mempertimbangkan pembiayaan program makan siang gratis dengan mengevaluasi pemberian subsidi energi.

Bila dibandingkan dengan subsidi energi yang hanya Rp189,1 triliun maka anggaran untuk makan siang dan susu gratis mencapai tiga kali lipatnya.

Menurut Ekonom Celios, Bhima Yudhistira bila program makan siang gratis memotong subsidi bbm bakal berbahaya bagi daya beli masyarakat menengah ke bawah.

Karena masyarakat harus membeli BBM dengan harga lebih mahal.

Sejumlah rencana Prabowo-Gibran kini jadi sorotan, setelah pasangan capres cawapres ini kini unggul di penghitungan KPU.

Penulis : KompasTV-Makassar

Sumber : Kompas TV


TERBARU