> >

Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Warga DKI Jakarta dan Sekitarnya untuk Waspada

Jabodetabek | 5 Januari 2024, 06:00 WIB
ilustrasi hujan lebat (Sumber: ANTARA/Wahyu Putro)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan imbauan penting kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat selama periode 3-10 Januari 2024 khususnya untuk wilayah-wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.

Analisis terkini, BMKG mengidentifikasi kondisi dinamika atmosfer yang memicu potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia.

“Monsun Asia musim dingin yang diasosiasikan sebagai musim angin baratan mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah di sekitar wilayah Indonesia, sehingga pertumbuhan awan hujan di periode Januari ini diprediksikan cukup intens,” kata Guswanto dari keterangannya pada Kamis (4/1/2024).

Aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) yang memasuki wilayah Indonesia turut diidentifikasi sebagai faktor yang dapat memicu peningkatan potensi hujan sedang-lebat dalam seminggu ke depan.

Baca Juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Jabodetabek sampai 10 Januari 2024: Hujan Lebat Siang hingga Malam

Guswanto juga mencatat adanya aktivitas gelombang Rossby di wilayah Indonesia bagian barat, yang diprediksi akan berlangsung hingga lima hari ke depan.

Selain itu, faktor dinamika lain yang turut memperkuat potensi cuaca ekstrem adalah terbentuknya pola pertemuan angin dan belokan angin di sekitar wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

BMKG mencatat bahwa dalam sepekan terakhir, cuaca ekstrem berupa hujan lebat telah menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di beberapa daerah. Potensi cuaca ekstrem ini sesuai dengan rilis BMKG sebelumnya, yang mengingatkan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode akhir tahun 2023 hingga awal Januari 2024.

 

Penulis : Kiki Luqman Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV, Antara


TERBARU