> >

Korban Ledakan Smelter PT ITSS di Morowali Bertambah Jadi 19 Orang

Sulawesi | 28 Desember 2023, 15:12 WIB
Pekerja nekat melompat dari ketinggian untuk menyelamatkan diri dari ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/12/2023). (Sumber: Tribunnews)

MOROWALI, KOMPAS.TV - Korban ledakan tungku smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 19 orang. Sembilan belas (19) korban tewas tersebut terdiri dari delapan tenaga kerja asing (TKA) dan 11 tenaga kerja Indonesia (TKI).

Adapun total pekerja yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan tungku smelter ini adalah 59 orang, 41 orang di antaranya merupakan TKI dan 18 orang lainnya TKA.

Sebanyak 10 TKI tengah menjalani rawat jalan, 14 korban TKI dirawat di RSUD Morowali, dan enam korban dirawat di klinik PT Industri Morowali Industrial Park (IMIP).

Baca Juga: Korban Ledakan Smelter Morowali Sempat Viral Berjalan dengan Luka Bakar, Kini Meninggal Dunia

Sementara, delapan korban lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan lain dan dua TKA menjalani perawatan sendiri.

Terbaru, dua korban dirujuk ke RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan karena mengalami luka bakar berat. Mereka adalah Patriansyah dan Yulius Bangun.

Korban yang dirujuk mengalami luka bakar lebih dari 70 persen sehingga membutuhkan penanganan medis secara optimal.

Selain itu, korban dirujuk atas permintaan dari pihak keluarga. Ibu salah satu korban, Damar Tampang, mengatakan bahwa tak ada keluarga di Morowali sehingga mengajukan rujukan.

“Minta dirujuk ke Makassar karena keluarga semua ada di Makassar. Di sini susah karena tidak ada keluarga. Tempat menginapnya susah cari karena tidak ada keluarga di sini,” kata Damar, Kamis (28/12/2023).

Baca Juga: Momen Pemakaman Sosok Viral Korban Ledakan Smelter Morowali yang Berjalan dengan Luka Bakar

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU