> >

Bukan Dendam, Polisi Sebut Motif Pembunuh Wanita di Central Park Serang Korbannya Secara Acak

Jabodetabek | 28 September 2023, 08:54 WIB
Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharam Wibisono Adipradono (Sumber: Wartakotalive/Miftahul Munir)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi mengungkapkan motif pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap wanita di sekitar area Mal Central Park, Jakarta, pada Selasa (26/9/2023) lalu. 

Menurut Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharam Wibisono Adipradono, pelaku nekat melakukan aksi penyerangan bukan karena dendam, melainkan menargetkan korbannya secara acak. Sebab, antara pelaku dan korban, kata dia, juga tidak saling mengenal. 

“Untuk motif sudah kita pastikan tidak ada dendam pribadi terhadap korban. Kemudian juga pelaku tidak ada keinginan untuk menguasai benda milik korban atau perampaokan,” kata Wibisono di Jakarta pada Rau (27/9/2023) malam.

Baca Juga: Polisi Sebut Pembunuh Wanita di Mal Central Park Kemungkinan Alami Gangguan Jiwa: Perilakunya Aneh

Wibisono menjelaskan mengenai kondisi kejiwaan pelaku pembunuhan berinisial AD tersebut. Menurutnya, pelaku berusia 26 tahun itu kemungkinan memiliki gangguan jiwa. Sebab, saat diperiksa kerap menjawab berbelit-belit, simpang siur, dan tidak relevan.

"Jadi, di sini kita sinkronisasi dari keterangan pelaku kemudian keterangan saksi-saksi, makanya kita duga untuk saat ini adalah kemungkinan pelaku memiliki kelainan (kejiwaan)," ujar Wibisono.

Indikasi gangguan jiwa pelaku pembunuhan tersebut, kata dia, juga didapatkan dari keterangan orang tua pelaku dan keluarganya yang lain.

"Keterangan yang kita dapat dari pihak keluarga korban, ibunya maupun adiknya mengatakan sehari-hari kehidupannya di rumah pelaku ini pengangguran. Jadi, sehari-hari di rumah pelaku juga memiliki pola perilaku yang tidak wajar, aneh," ucapnya.

Ibunda pelaku, kata Wibisono, sempat menawarkan kepada anaknya AD pengobatan secara psikologis.

Baca Juga: Kronologi Perempuan Tewas di Lobi Apartemen Kawasan Central Park, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU