> >

Hasil Penyelidikan, Polda Sumut Simpulkan Bripka AS Tewas Bunuh Diri, Tak Ada Pembunuhan

Sumatra | 5 April 2023, 09:38 WIB
Bripka Arfan Saragih, anggota Sat Lantas Polres Samosir yang disebut meninggal dunia karena bunuh diri dengan minum racun sianida. (Sumber: Tribunnews.com)

SUMATERA UTARA, KOMPAS.TV - Berdasarkan hasil penyelidikan, Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) menyimpulkan anggota Polres Samosir, Bripka Arfan Saragih (Bripka AS), tewas karena bunuh diri dengan meminum racun. Tak ada pembunuhan dalam kasus dugaan polisi tewas terkait dugaan penggelapan pajak ini.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak menjelaskan, kesimpulan ini berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Polda Sumut sejak 25 Maret hingga 4 April 2023.

Dari hasil pemeriksaan forensik dan ahli toksikologi, kata Panca, Bripka AS meninggal karena lemas akibat menenggak racun sianida.

Racun tersebut, katanya, masuk dan bereaksi ke tubuh Bripka AS lewat saluran makan hingga ke lambung, serta ke saluran pernapasan.

Kemudian disertai pendarahan pada rongga kepala akibat trauma tumpul.

Trauma tumpul yang dimaksud menurut Panca adalah memar di kepala karena adanya reaksi kejang yang menyebabkan kepalanya menghentak ke batu.

"Didukung keterangan ahli khususnya ahli forensik, termasuk dukungan ahli toksikologi dan laboratorium forensik, disimpulkan penyebab kematian korban karena mengalami mati lemas akibat masuknya sianida," kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Selasa (4/4/2023) malam dilansir Kompas.com

Baca Juga: Penuh Kejanggalan, Misteri Tewasnya Bripka AS Diduga Terkait Dana Gelap Pajak Diambil Polda Sumut

Hasil Visum Bripka AS

Kesimpulan berikutnya, katanya, berdasarkan hasil visum yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang disengaja terkait kematian Bripka AS.

Kemudian, tidak juga ditemukan adanya paksaan racun masuk ke tubuhnya.

Selain itu, berdasarkan keterangan ahli, tidak ada bercak racun sianida yang tercecer di tubuh AS jika terjadi pemaksaan minum racun dari pihak lain. Bukti tak ada pemaksaan. 

"Termasuk waktu di TKP, tim mencari sianida lain yang tinggal atau darah. Pada tanggal 25 tidak ditemukan," kata Panca.

Baca Juga: Ahli Psikologi Forensik Curiga Bripka AS Disebut Tewas karena Bunuh Diri: Kemungkinan Pembunuhan

Kapolda juga menyampaikan fakta lainnya terkait racun sianida yang dipesan Bripka AS. Berdasarkan hasil pemeriksaan digital forensik, racun dibeli secara online di Bogor melalui ponsel milik AS.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/kompas.com


TERBARU