> >

Ledakan Mercon di Magelang Rusak 11 Rumah, Sebabkan Korban Meninggal dan Luka-luka

Jawa tengah dan diy | 27 Maret 2023, 14:53 WIB
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meninjau TKP ledakan mercon di Magelang, Jawa Tengah, Senin (27/3/2023). (Sumber: Kompas TV/tangkapan layar)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ledakan mercon di Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (26/3/2023) telah merusak sebelas rumah dan menimbulkan korban meninggal dan luka-luka.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menerangkan, dari sebelas rumah yang rusak, lima rusak berat dan enam rusak ringan. Pihaknya telah melakukan kerja bakti di tempat kejadian perkara ledakan mercon itu.

“Kami kerja bakti perbaiki rumah warga. Kemarin tim Inafis, Gegana, dan Labfor sudah olah TKP. Kita sisir jangan sampai ada bahan berbahaya yang tersisa. Tapi (sudah selesai), hari ini TKP sudah dibuka,” kata Irjen Ahmad melalui keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.TV, Senin (27/3/2023).

Ia juga mengungkapkan, satu korban meninggal dunia atas ledakan ini. Sementara itu,  satu orang mengalami luka ringan dan dua orang sesak napas. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jateng juga telah melakukan pemeriksaan terhadap korban meninggal.

"Dari DVI telah dilakukan pemeriksaan pada korban meninggal.  Korban bernama Mufid dan benar, korban adalah impact (terdampak -red) dari ledakan,” jelasnya.

Baca Juga: Ledakan Diduga Petasan Terjadi di Magelang, 1 Orang Tewas, 11 Rumah Rusak

Ia menerangkan, jenis ledakan yang terjadi adalah low explosive atau ledakan berkekuatan rendah. Polisi pun menemukan kantong plastik berisi bahan pembuat mercon di TKP. 

Ledakan itu, kata Ahmad, terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 20.05 WIB saat warga muslim sedang menjalankan ibadah tarawih.

Ia mengungkapkan, pihaknya tidak akan memberikan celah terhadap penyalahgunaan dan peredaran bahan peledak berbahaya seperti mercon. 

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kekhusyukan bulan Ramadan, salah satunya menghindari bermain-main dengan petasan. 

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU