> >

Ibu di Tasikmalaya Tega Aniaya hingga Potong Jari Bayinya gegara Persoalan Ekonomi Keluarga

Peristiwa | 13 Februari 2023, 00:00 WIB
Ilustrasi. Seorang ibu di Tasikmalaya tega menganiaya dan memotong jari bayinya karena persoalan ekonomi keluarga. (Sumber: Shutterstock.com)

TASIKMALAYA, KOMPAS.TV - Penganiayaan anak berusia di bawah lima tahun yang dilakukan oleh ibu kandung terjadi di Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2023).

Sang ibu dilaporkan menganiaya hingga memotong jari bayi berusia 2 tahun tersebut menggunakan pisau.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga Salopa terkait penyiksaan anak yang dilakukan oleh ibu berusia 36 tahun tersebut.

Sang bayi diketahui mengalami luka di bagian jari hingga luka tusuk di kepala. Bahkan pada wajah bayi malang itu terdapat beberapa serpihan kaca.

"Korban masih dua tahun. Ibunya 36 tahun. Korban mengalami luka di jari. Diduga dipotong pakai pisau. Lalu ada luka tusuk di kepala. Lalu ada beberapa serpihan kaca di wajahnya," jelas Rinanto, Minggu (12/2), dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Terduga Penganiaya dan Pemerkosa Perempuan di Semak-Semak Tol Jakarta-Merak Ditangkap

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Rinanto langsung melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri lokasi kejadian. Suami yang menjadi saksi, mengatakan tak bisa berbuat apa-apa karena diancam sang istri.

"Dugaan sementara, istrinya suka kesal ketika suaminya tak mendapatkan uang untuk makan," jelas Rinanto. 

Dia melanjutkan, penganiayaan tersebut dilakukan karena persoalan ekonomi keluarga itu. Sang istri mengamen dan tak mendapatkan uang yang cukup, sementara suami bekerja serabutan.

"Dugaan motif, ekonomi. Jadi mereka baru beberapa bulan tinggal di desa itu. Suaminya itu kerja serabutan, istrinya suka mengamen," jelasnya.

Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas.com


TERBARU