> >

Kebun Raya Purwodadi Buka Kelas Berkebun, Pengajarnya dari Peneliti hingga Tenaga Ahli

Wisata | 8 Februari 2023, 04:05 WIB
Tenaga ahli tumbuhan dari Kebun Raya Purwodadi mengajarkan teknologi budidaya tanaman dengan ruangan yang terbatas di Kelas Berkebun. (Sumber: Humas Kebun Raya Purwodadi)

PURWODADI, KOMPAS.TV - Kebun Raya Purwodadi mengembangkan program Kelas Berkebun sebagai inovasi dalam aspek edukasi tumbuhan.

General Manager Kebun Raya Purwodadi Galendra Jaya menjelaskan, tahun ini Kelas Berkebun dijadikan program unggulan di Kebun Raya Purwodadi.

Program Kelas Berkebun ini ditujukan kepada siswa dari tingkat SD, SMP, SMA bahkan mahasiswa.

Salah satu materi yang paling diminati antara lain Kelas Tabulampot atau tanaman buah di dalam pot.

Baca Juga: Momen Jokowi dan PM Malaysia Tanam Pohon dan Keliling Kebun Raya Bogor

Menurut Galendra di kelas ini peserta didik diajarkan untuk dapat memanfaatkan teknologi budidaya tanaman. Kemudian diajarkan bagaimana cara agar berbagai jenis tanaman yang produktif dapat tumbuh di media pot.

Berbagai aneka macam tanaman buah bisa dioptimalkan dalam tabulampot, antara lain jeruk, belimbing, tomat, dan stroberi.

"Program Kelas Berkebun merupakan upaya kami dalam meningkatkan fungsi edukasi di Kebun Raya Purwodadi, banyak sekali manfaat ilmu tumbuhan yang bisa di serap oleh peserta didik," ujar Galendra, Selasa (7/2/2023).

Galen menambahkan, kebijakan PPKM yang sudah dicabut pemerintah turut membuat Kebun Raya Purwodadi memiliki peluang besar dalam menghadirkan peserta didik secara langsung di Kebun Raya Purwodadi. 

Baca Juga: Menikmati Keindahan Anggrek di Griya Anggrek Kebun Raya Bogor Jadi Ide Wisata Akhir Pekan di Bogor

Peserta yang ikut kegiatan Kelas Berkebun nantinya akan didampingi langsung para peneliti dan tenaga ahli tumbuhan. 

Selain Kelas Tabulampot, ada juga kelas edukasi Propagasi Pendidikan lingkungan bersama praktisi berpengalaman dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Kebun Raya Purwodadi dengan konsisten terus meningkatkan kualitas edukasi dan konservasi kepada seluruh masyarakat,” ujar Galendra.

"Kami akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan program Kelas Berkebun. Dengan demikian, semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi ladang ilmu bagi peserta didik," sambung Galendra.

Baca Juga: 16 Tahun Dikembangkan oleh Peneliti, Bunga Rafflesia Arnoldi Mekar di Kebun Raya Bogor!

Kebun Raya Purwodadi dengan luas 85 hektare ini menjadi destinasi wisata alam hijau terbuka pilihan bagi warga Jawa Timur. 

Cuaca di Kebun Raya Purwodadi sangatlah sejuk karena letaknya di atas ketinggian hingga 300 mdpl. 

Kebun Raya Purwodadi diresmikan pada tanggal 30 Januari 1941 oleh Dr Lourens Gerhard Marinus Baas Becking. 

Awalnya, yang memimpin kebun raya ini adalah seorang warga negara Belanda yang bernama Johannes Viets. Di dalamnya terdapat lebih dari 10 ribu lebih jenis pohon, bunga, dan tanaman.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Buka Wahana Edukasi Taman Nepenthes

Pada tahun 2022, Kebun Raya Purwodadi memperoleh penghargaan East Java Tourism Award (EJTA) dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sebagai pemenang kategori Daya Tarik Wisata Alam Terbaik yang dikelola oleh swasta. 

 

 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU