> >

Si Jinak "Agustin" dan "Adinda" Langganan Presiden Jokowi, Bakal Jadi Kuda Kirab Pengantin

Budaya | 9 Desember 2022, 14:38 WIB
Kuda bernama Adinda dan Agustin milik Mudjiono yang akan dipakai untuk kirab kereta kencana pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono (Sumber: Kompastv/Dimas WPS)

SURAKARTA, KOMPAS.TV – "Agustin" dan "Adinda" menjadi dua dari enam kuda yang akan menarik kereta kencana pasangan pengantin Kaesang Pangrep dan Erina Gudono, saat acara ngunduh mantu dan resepsi, Minggu (11/12/2022) di Solo.

Ngabehi Mudjiono Prasetyo, sang pemilik kuda mengatakan, kuda-kuda miliknya telah menjadi langganan Keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) terutama kuda Agustin.

Agustin sudah menjadi langganan Jokowi sejak saat mencalonkan sebagai Walikota Solo pada tahun 2005. Kemudian berlanjut sebagai penarik kereta pengantin di pernikahan Gibran Rakabuming Raka- Selvi Ananda.

 

Lalu, pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, dan sekarang Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono. Bahkan, di pernikahan Kahiyang, Agustin dibawa ke Medan.

Sementara untuk Adinda, masih terbilang baru. Usianya terbilang lebih muda dari Agustin. Adinda berusia lima tahun dan Agustin usianya 13 tahun.

Mudjiono menceritakan, awalnya diminta untuk mempersiapkan kereta sejumlah 12 buah beserta dengan kuda-kuda penariknya. Namun tidak mengetahui untuk acara apa dan belakangan baru paham hal itu untuk acara kirab di pernikahan Kaesang.

Baca Juga: Panitia Pernikahan Kaesang-Erina akan Kenakan Tiga Macam Beskap, Apa Saja? Ini Bocorannya

“Pas gladi kotor baru tahu hal itu dipersipakan untuk acara pernikahan Kaesang,” ujarnya kepada Kompas TV ditemui di lokasi kandang kuda miliknya, jl. Jambu, Laweyan, Solo, Sabtu 1 Desember 2022

Adapun, total kereta yang dipersiapkan ada 12 dan kuda sejumlah 28 ekor. Tidak ada persiapan khusus terkait pemeliharaan kuda-kuda tersebut menjelang acara kirab pernikahan Kaesang-Erina ini.

Menurut Mudjiono, kuda-kuda tersebut setiap harinya sudah dipelihara dengan baik, termasuk pemberian vitamin dan mineral.  “Jadi misalnya ada panggilan sewaktu waktu siap, 24 jam  siap dipakai,” ungkapnya.

Termasuk untuk kereta kencana, tidak ada permintaah khusus untuk hiasan dan dicat ulang. “Itu saya pakai catnya sudah bagus semua,” tutur Mudjiono.

Di samping itu juga, tidak ada permintaan atau kategori khusus dari keluarga Jokowi dalam memilih kuda. Tak ada permintaan harus yang besar atau yang harganya sekian.

Agustin dari awal menjadi langganan pun karena sudah jinak. “Di suruh ngapa-ngapain itu manut. Saat kirab misalnya, kan harus mondar mandir. Lalu suruh berhenti ya berhenti, di suruh berangkat ya berangkat. Bapak itu nyari kuda atau istilah yang sering dipakai yang penting kudanya jinak. Nggak nuntut gimana-gimana,” tutur Mudjiono.

Adapun Agustin dan Adinda ini merupakan jenis KP (Kuda Pacu), yakni kuda hasil persilangan Sumbawa dengan G3 atau dalam hal ini kuda Australia.

Penyebutan kuda G mengacu pada istilah untuk kuda-kuda hasil persilangan antara kuda lokal dan kuda jenis thoroughbred atau kuda pejantan impor.

“Jenis kudanya ada KP, ada Sandel. Sandel itu dari sumbawa terus disilang dengan G3, G4 pejantannya, nah terus jadine KP,” terangnya.

Nantinya, selain Agustin dan Adinda, ada pula kuda bernama Dewi, Mawar, Silvia, dan Cantika yang akan menarik kereta kencana pasangan Kaesang-Erina.

Kuda-kuda itu akan membawa sepasang pengantin dan keluarganya dari Loji Gandrung ke Pura Mangkunegara. 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU