> >

Motif Penembakan Pria di Sidoarjo karena Pelaku Utama Cemburu, Istrinya Digoda Korban 6 Tahun Lalu

Kriminal | 2 Juli 2022, 07:22 WIB
Ilustrasi penembakan (Sumber: Pixabay)

SURABAYA, KOMPAS.TV – Eksekutor penembakan terhadap pria bernama Sabar di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menyebut, otak penembakan berinisial PE dendam pada korban karena pernah menggoda istrinya.

JO, eksekutor penembakan mengaku disuruh PE dengan dijanjikan imbalan uang sebesar Rp100 juta.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, JO mengaku disuruh PE untuk membunuh korban karena dilanda cemburu.

"Istri PE pernah digoda oleh korban enam tahun lalu," kata Kombes Kusumo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/7/2022) malam.

Baca Juga: Seorang Pria di Sidoarjo Jadi Koran Penembakan Orang Tak Dikenal

Untuk membunuh korban, PE memberikan pistol jenis FN COLT M 1911 kepada JO.

Jika berhasil menjalankan misinya, JO dijanjikan imbalan sebesar Rp100 juta.

JO pun melancarkan aksinya pada Senin (27/6/2022) malam, saat melihat korban berada di jembatan layang Desa Tenggulunan. Setelah menembak korban, JO kemudian kabur.

Korban yang menderita luka tembak di leher dan dada sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Namun, setelah dua hari dirawat di RSUD Sidoarjo, korban pun meninggal dunia.

Polisi membekuk JO pada Rabu (29/6/2022) dini hari di wilayah Kecamatan Sukobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

JO ditangkap tim polisi gabungan Polres Sidoarjo, Polres Sampang dan tim Jatanras Polda Jatim.

Sementara PE sampai hari ini masih diburu polisi alias buron.

"PE saat ini masih buron. Kami sedang memburu PE," kata Kusumo.

Polisi sudah menetapkan JO sebagai tersangka dalam kasus tersebut. JO dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Baca Juga: Kapolda Papua Belum Bisa Pastikan Pelaku Penembakan Warga di Deiya

Diketahui, Sabar menjadi korban penembakan yang terjadi di jembatan layang Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (27/6/2022) malam.

Warga di lokasi mengaku sempat mendengar dua kali suara letusan yang diduga berasal dari senjata api pelaku.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas.com


TERBARU