> >

Penjelasan KAI Soal Video Viral Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Tambun Bekasi

Viral | 22 Juni 2022, 02:40 WIB
Peristiwa mobil minibus tertabrak kereta api di dekat Stasiun Tambun, Bekasi pada Selasa (21/6/2022). (Sumber: Tangkapan layar KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membenarkan adanya kejadian sebuah mobil minibus tertabrak kereta api di dekat Stasiun Tambun, Bekasi pada Selasa (21/6/2022).

Kejadian tersebut tertangkap kamera warganet dan menjadi viral di media sosial.

Di dalam video itu tampak sebuah mobil minibus Toyota Avanza berwarna hitam tertabrak kereta api dan terdorong hingga jauh di atas rel.

Kondisi mobil tersebut juga terlihat rusak parah.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan, tabrakan terjadi antara Kereta Api (KA) Argo Sindoro relasi Semarang-Gambir dengan mobil di perlintasan liar KM 34+4/5 petak jalan Cikarang-Tambun, Bekasi, pada pukul 10.54 WIB.

"PT KAI Daop 1 Jakarta sangat menyesalkan kejadian tersebut," tutur Eva, dalam keterangan resmi kepada Kompas.com, Selasa. 

Baca Juga: PT KAI Akan Tertibkan Rumah 301 KK di Jalur Stasiun Malang

Kanit Samapta Polsek Tambun Ajun Kompol Bambang Farobi mengatakan, minibus Toyota Avanza itu sempat terseret sejauh satu hingga dua kilometer. 

"Kira-kira satu sampai dua kilometer, itu dari sana (pelintasan gang Walet)," ujar Farobi melalui pesan singkat. 

Sementara itu, penjaga pintu perlintasan sebidang, Bambang Suherman mengatakan bahwa peristiwa terjadi akibat mesin mobil mati saat melintasi rel. 

"Mobil dari arah Jalan Stadion Cikarang, pas lewat, mesin (mobil) mati," kata Bambang, Selasa. 

Saat mesin mobil mati, kereta kemudian datang dan tabrakan pun tak dapat dihindari. 

Kejadian ini menyebabkan satu orang meninggal dunia. 

Baca Juga: Tegas! Pelaku Pelecehan Seksual Bakal Masuk Daftar Hitam KAI, Dipastikan Tak Bisa Naik Kereta Api

Menurut Bambang, korban tak sempat menyusul anak dan istrinya keluar mobil untuk menyelamatkan diri. 

"Isinya tiga orang. Alhamdulillah anak sama ibu turun duluan pas mobilnya mati, tapi korban enggak sempat turun, mungkin masih mau usaha buat menyalakan mobil," ungkap Bambang.

Akibat kejadian ini, terjadi kerusakan pada sarana dan prasarana KA. Salah satunya, menurut Eva, kerusakan motor wesel.

Di sisi lain, pihak berwenang akan menutup perlintasan liar di KM 34+4/5 yang merupakan tempat kejadian perkara.

KAI mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati ketika melintas di perlintasan sebidang dan menggunakan perlintasan sebidang yang resmi.

"Tengok kanan kiri sebelum melintas, selalu gunakan perlintasan sebidang yang resmi yang dilengkapi dengan palang pintu, sirine untuk keselamatan bersama," jelas Eva.

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV, Kompas.com


TERBARU