> >

UMKM Kembali Bangkit Di Masa Pandemi

Berita daerah | 17 Mei 2022, 17:07 WIB

DENPASAR, KOMPAS TV - Sejak pandemi covid-19, banyak umkm khususnya di bali yang gulung tikar. Hal itu di akibatkan sepinya pembeli di masa pandemi covid-19. Namun dengan adanya pembinaan dengan digitalisasi beberapa umkm binaan mulai bergeliat kembali.

Pandemi covid-19 tidak hanya menyisakan cerita negative bagi dunia usaha khususnya penggiat umkm. Dimana masa ini para penggiat umkm di paksa untuk berbenah dan terus mampu menemukan celah untuk tetap bisa bersaing di tengah hancurnya perekonomian.

Di bali yang notabene bergantung pada dunia pariwisata mendapat dampak yang cukup signifikan bagi umkmnya. Bergerak dari hal tersebut bank indonesia mulai membina beberapa umkm di seluruh kabupaten kota, untuk tetap mampu bersaing. 32 umkm binaan, kini telah mulai bergeliat kembali sejak di terapkannya digitalisasi pembayaran hingga membantu dalam digitalisiasi marketing.

Salah seorang penggiat umkm asal gianyar, Putu Sudianyani mengaku, dengan adanya pembayaran secara digital, dirinya merasa sangat terbantu. Dimana di masa pandemi covid-19 masyarakat kebanyakan merasa takut untuk bersentuhan secara langsung satu sama lain. Selain itu untuk tetap mampu mengenalkan produk nya. Pelaku umkm di bidang perak ini, mengandalkan flatform digital untuk tetap mengenalkan produk.

Digitalisasi sangat memberikan kemudahan bagi dunia usaha. Khususnya di tengah pandemi covid-19, dimana dengan digitalisasi masyarakat di harapkan mampu lebih kreatife dalam menghadapi kemajuan globalisasi.

 

 

 

 

#penggiatumkm #pandemicovid19 #umkm

Penulis : KompasTV-Dewata

Sumber : Kompas TV


TERBARU