> >

Hati-Hati Melintasi Jalur Cinomati Saat Berwisata ke Dlingo Bantul, Ini Tips Melewati Tanjakan Maut

Berita daerah | 4 Mei 2022, 10:20 WIB
Puluhan kendaraan yang tak kuat menanjak ketika melewati tanjakan Cinomati Bantul, Yogyakarta. (Sumber: Kompas.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Wisatawan yang akan menuju ke Dlingo Bantul kerap diarahkan melalui jalur Cinomati oleh aplikasi Google Maps.  Tidak semua pengemudi kendaraan yang melintasi daerah itu mengetahui medan yang sebenarnya. Jika tidak berhati-hati, di jalur ini berpotensi terjadi kecelakaan.

Jalur Cinomati merupakan jalur yang menanjak dan menikung. Jalur curam ini juga tidak didukung lebar jalan yang pas untuk dua arah. Tidak hanya itu, pada malam hari jalur ini belum dilengkapi sarana lampu penerangan jalan.

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul Singgih Riyadi, sebenarnya seluruh wisatawan terutama bus wisata diimbau untuk tidak melalui jalur Cinomati karena kerawanannya.

Baca Juga: Viral Puluhan Kendaraan Tak Kuat Menanjak dan Jatuh Bergelimpangan di Tanjakan Cinomati

Dinas Perhubungan Bantul dan Polres Bantul pun menempatkan petugas dan memasang rambu-rambu untuk berjaga-jaga di kawasan itu.

“Kami akan mengarahkan ke jalur alternatif selain melewati jalur Cinomati,” ujarnya, Rabu (4/5/2022).

Wisatawan akan diarahkan lewat Jalan Imogiri timur kemudian mengambil arah Imogiri-Mangunan untuk menuju destinasi wisata di Dlingo. Kawasan Dlingo banyak berdiri objek wisata, seperti Puncak Becici, Pinus Sari, Hutan Pinus Pengger, dan sebagainya.

Sebagai antisipasi, ia juga sudah menyiapkan peringatan mulai dari simpang tiga Imogiri menuju Dlingo supaya kendaraan memakai gigi rendah. Uji coba bus besar melintas di jalur itu juga sudah dilakukan dan tidak ada masalah.

Sementara, Kapolres Bantul AKBP Ihsan sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Bantul agar bus yang melintas dan menuju kawasan wisata Dlingo Bantul wajib menjalani ramp check di Imogiri.

Baca Juga: Rencana Pembangunan Jalur Penyelamatan di Dlingo-Imogiri Pasca Kecelakaan Bus Pariwisata

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU