> >

Massa PA 212 Gelar Aksi di Kawasan Patung Kuda, Serukan Penista Agama agar Diproses Hukum

Peristiwa | 25 Maret 2022, 15:42 WIB
Massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan beberapa ormas Islam telah memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (25/3/2022). (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan beberapa ormas Islam telah memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (25/3/2022).

Dalam aksi ini, terlihat sejumlah orang membawa beberapa atribut seperti bendera Indonesia dan PA 212. Tak hanya itu, terdapat pula spanduk yang berisi tuntutan massa.

Dalam demonstrasi yang dinamakan 'aksi bela Islam 2503' ini, para pengunjuk rasa menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menangkap dan memenjarakan pihak-pihak yang diduga telah melakukan penistaan agama.

"Ayo para umat Islam, jangan biarkan penoda-penoda agama berkeliaran bebas," kata seorang orator dalam aksi tersebut seperti disiarkan dalam Breaking News Kompas TV, Jumat.

"Kita tuntut kepada pemerintah untuk menegakkan hukum, penjarakan penista agama," tegasnya. 

Massa mengitari mobil komando yang terus menyampaikan yel-yel dan orasi dalam demonstrasi tersebut.

Sementara itu, sejumlah personel telah disiagakan di kawasan tersebut untuk mengawal 'Aksi Bela Islam 2503' ini.

Pihak kepolsian juga telah mengimbau PA 212 untuk tidak membuat kerumunan dengan adanya aksi tersebut.

Baca Juga: PA 212 Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Istana Kepresidenan, Tuntut Tangkap Pelaku Penistaan Agama

Polisi siapkan rekayasa lalu lintas

Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan skenario rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan sebagai imbas dari aksi PA 212.

Melansir dari Kompas.com, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas akan bersifat situasional dengan melihat kondisi massa aksi di lokasi.

"Penutupan dan pengalihan arus sifatnya situasional saja," jelas Sambodo.

Tak Ada Pengamanan Khusus

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan tidak ada pengamanan khusus dalam mengawal aksi PA 212.

Dia meyakini aksi turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi ini berjalan dengan tertib dan tidak akan menganggu aktivitas masyarakat.

Fadil juga menuturkan ini merupakan hal yang biasa digelar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya di DKI Jakarta.

Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan lantaran petugas Polda Metro Jaya sudah terbiasa mengawal demonstrasi masyarakat.

"Hadapi saja, itu dinamika kehidupan Ibu Kota, enggak ada yang perlu dirisaukan," ujar Fadil.

Baca Juga: Kapolda Fadil Imran Yakin Aksi PA 212 di Istana Merdeka Berjalan Tertib dan Tidak Mengganggu

 

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU