> >

Bahas Klitih Bersama Panglima TNI, Gubernur DIY Curiga Ada yang Sengaja Membesarkan Isunya

Peristiwa | 1 Januari 2022, 07:49 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Bangsal Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (31/12/2021). Adapun salah satu topik pembahasan keduanya adalah masalah klitih di Yogyakarta yang tengah ramai disorot oleh publik. (Sumber: KOMPAS.com/WISANG SETO PANGARIBOWO)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Polemik klitih yang tengah disorot oleh publik, menjadi salah satu topik bahasan dalam pertemuan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Jumat (31/12/2021).

Dalam jamuan selama 3,5 jam tersebut, Sri Sultan menyinggung kecurigaannya terhadap fenomena klitih yang menyeruak belakangan ini merupakan ulah pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Sri Sultan menduga, mereka sengaja membesar-besarkan isu klitih itu guna merusak citra Yogyakarta yang sebelumnya terkenal aman dan nyaman.

"Mungkin teman-teman tidak merasa kalau (penyebaran isu klitih) itu by design. Sehingga malah kedowo-dowo (berkepanjangan) permasalahannya," ujar Raja Keraton Yogyakarta tersebut.

Baca Juga: Sri Sultan Hamengku Buwono Buka Suara Soal Fenomena Klitih di Yogyakarta: Itu By Design

"Jadi, (tujuannya) supaya klitih ini diperpanjang terus menjadi sesuatu yang akhirnya menyatakan Yogya tidak aman dan nyaman," sambungnya.

Padahal, menurut Sri Sultan, aparat keamanan di Yogyakarta telah berusaha mengatasi masalah tindak kejahatan jalanan itu dengan menangkap para pelakunya.

"Toh, yang melakukan (klitih) sudah ditangkap. Ya, sudah selesai persoalannya," ungkap Sri Sultan seraya berharap kondisi keamanan di Yogyakarta menjadi lebih baik ke depannya.

"Semoga saja, pada tahun depan, kondisinya bisa jauh lebih baik," imbuhnya.

Baca Juga: Identik Aksi Kejahatan Jalanan di Yogyakarta, Ini Arti Kata "Klitih" Sebenarnya

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas.com/Antara


TERBARU