> >

Demo Buruh Tuntut Kenaikan Upah

Berita daerah | 26 November 2021, 15:59 WIB

PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Ribuan buruh dari berbagai pabrik di Kabupaten Brebes, mendatangi salah satu pabrik garmen di Kecamatan Kersana. Mereka berdatangan menggunakan sepeda motor untuk mengajak rekan sesama buruh untuk berunjuk rasa di kantor Bupati Brebes.

 

Namun oleh polisi diarahkan ke alun-alun Brebes untuk berorasi menuntut kenaikan upah. Sejumlah perwakilan serikat buruh akhirnya dimediasi Pemkab Brebes.

 

Dalam mediasi perwakilan pengusaha yakni ketua apindo justru tidak hadir, sehingga tuntutan buruh tidak menuai hasil. Ketua koalisi buruh Kabupaten Brebes, Yuniawan Agung Pranoto mengatakan perwakilan buruh sudah menurunkan tuntutan 15 persen namun belum juga menemui titik temu.

 

Sejumlah organisasi buruh mengancam mogok kerja selama tiga hari pada 26 hingga 29 november mendatang, karena aksi tuntutan mereka tidak dipenuhi. Mereka tetap menuntut kenaikan upah buruh tahun 2022 setidaknya naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

 

Kepala disperinaker Kabupaten Brebes, sudah melakukan mediasi buruh dengan perwakilan pengusaha. Namun dari perwakilan apindo mengusulkan regulasi sesuai PP 36 tahun 2021 tentang pengupahan dengan kekurangan upah dilakukan melalui skala upah menggunakan tunjangan jabatan dan gaji bertahap. Namun upaya tersebut ditolak oleh organisasi buruh.

 

Seperti diketahui upah minimum Kabupaten Brebes tahun 2022 telah ditetapkan yakni sebesar 1.885.019 juta rupiah atau naik 0,97 persen dari UMK 2021. Namun kenaikan ini menurut buruh masih sangat kecil. Massa buruh akhirnya membubarkan diri dengan tertib dengan pengawalan polisi. Akibat aksi unjuk rasa arus lalu lintas di jalur pantura sempat dialihkan lewat tol dan jalan lingkar.

Penulis : KompasTV-Pekalongan

Sumber : Kompas TV


TERBARU