> >

Terungkap, Pria yang Diduga Hilang Misterius di Cadas Pangeran Ternyata Lari dari Tekanan Pekerjaan

Peristiwa | 19 November 2021, 16:33 WIB
Proses pencarian Yana Supriatna, warga Sumedang yang dikabarkan hilang di kawasan Cadas Pangeran, Jawa Barat (Sumber: Kompas.com)

SUMEDANG, KOMPAS.TV - Yana Supriatna (40), warga Sumedang, Jawa Barat, menjadi perbincangan heboh netizen karena dikabarkan hilang secara misterius di Kawasan Cadas Pangeran.

Belakangan terungkap, ternyata Yana tidak menghilang, tapi melarikan diri dari tekanan pekerjaan dan keluarga.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, motif warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, itu menghilang misterius karena tekanan masalah pekerjaan dan keluarga. 

"Hasil pemeriksaan sementara motif pelaku karena tekanan masalah pekerjaan dan keluarga. Untuk motif pelaku ini masih kami dalami, mengapa saudara Yana ini melakukan perbuatan seperti itu hingga kejadiannya ramai di media sosial," ujar Dedi dikutip dari Kompas.com, Jumat (19/11/2021) siang.

Dedi menuturkan, terkait pidana karena membuat gaduh, sampai saat ini masih didalami bersama jaksa penuntut umum (JPU) dan ahli pidana. 

"Sementara ini masih tahap penyelidikan. Untuk penerapan pasalnya masih kami dalami bersama JPU dan ahli pidana. Hasil lengkapnya nanti akan segera kami sampaikan," tutur Dedi.

Baca Juga: 4 Fakta Yana Sumedang Hilang Misterius, dari Mistis Cadas Pangeran hingga Prank Se-Indonesia

Diberitakan sebelumnya, Yana diduga menghilang secara misterius saat melintas mengendarai sepeda motor di Jalan Cadas Pangeran.

Saat dicek di lokasi kejadian, ditemukan sepeda motor Supra milik Yana yang ditinggalkan. Tim SAR dan polisi telah melakukan pencarian bahkan dengan mengerahkan anjing pelacak sejak Rabu (17/11/2021).

Tim gabungan itu menyisir bagian bawah Jalan Cadas Pangeran yang merupakan jurang dengan banyak ditumbuhi pepohonan tinggi. 

Penyisiran dilakukan di titik tidak jauh dari lokasi ditemukannya sepeda motor Yana, yakni Supra bernomor polisi Z 2333 BA. 

Selain motor, Yana juga meninggalkan pesan suara yang dikirimkannya kepada istrinya, Kurniasih (45). 

"Ayah salat dulu di Simpang, salat Isya. Kebetulan ada orang Sumedang juga, nebeng ikut sama Ayah," ucap Yana dalam pesan suaranya kepada sang istri.

Namun, tak berselang lama. Ada lagi pesan melalui WhatsApp yang sama. Pesan dari Yana yang kedua ini berisi suara Yana yang sedang menangis. 

Dia menangis seperti sedang kesakitan, dan menyesalkan perbuatannya kepada Tuhan. Saat itu, Yana berbicara dalam bahasa Sunda.

Suara dalam rekaman suara tersebut tidak bisa ditranskripsi karena kurang jelas artikulasinya.

"Gusti, saya kira bukan orang jahat," kata Yana terpatah-patah dan seperti meringis kesakitan. 

Sementara itu, keluarga Yana bernama Yudi mengatakan rekaman suara yang dikirim Yana kepada istrinya seperti minta tolong. 

Penulis : Hedi Basri Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV/Kompas.com/Tribunnews


TERBARU