> >

Korban Hilang Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo Bertambah

Peristiwa | 4 November 2021, 01:05 WIB
Petugas SAR Gabungan melakukan proses pencarian korban perahu penyeberangan sungai Bengawan Solo di Rengel, Tuban, Jawa Timur, Rabu (3/11/2021). (Sumber: KOMPAS TV)

SURABAYA, KOMPAS.TV - Sebanyak tujuh korban perahu terbalik di penyeberangan sungai Bengawan Solo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban, menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur masih dalam proses pencarian tim SAR Surabaya. 

Sebelumnya tim SAR mendata ada enam korban yang belum ditemukan dari peristiwa perahu terbalik di sungai Bengawan Solo. 

Namun tim SAR mendapat data terbaru setelah warga mendatangi posko dan melaporkan salah satu anggota keluarganya ditengarai sebagai penumpang perahu terbalik.

Baca Juga: Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo, 16 Orang Hilang

Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo menjelaskan data terbaru jumlah total penumpang di perahu yang terbalik tersebut sebanyak 17 orang.

Sebanyak 10 penumpan selamat dan tujuh penumpang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.

Peristiwa perahu terbalik yang menjadi moda transportasi penyeberangan masyarkat Desa Semambung itu terjadi pada pukul 08.30 WIB, Rabu (3/11/2021). Insiden Perahu terbalik diduga akibat arus yang sangat deras.

"Perahu tersebut selain mengangkut penumpang orang, juga memuat sepeda motor," ujar Hari, Rabu (3/11/2021), dikutip dari Antara.

Baca Juga: Sempat Terbawa Arus, Balita Selamat dari Kecelakaan Perahu Terbalik di Bengawan Solo

Lebih lanjut Hari menjelaskan upaya pencarian korban perahu terbalik yang dinyatakan hilang sementara dihentikan pada Rabu sore pukul 17.10 WIB, karena kondisi mulai gelap dan arus sungai semakin deras.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU