> >

Polemik Kuliah Daring, Antara Ancaman Kemunduran Akademik dan Risiko Pandemi

Berita daerah | 8 Oktober 2021, 11:09 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Pelaksanaan perkuliahan tatap muka di Universitas Lambung Mangkurat atau ULM Banjarmasin dijadwalkan dimulai pada  pertengahan oktober mendatang.

Perkuliahan tatap muka itu disebut sebagai upaya mencegah terjadinya ‘learning loss’ yang menyebabkan  terjadinya kemunduran proses akademik. 

Baca Juga: Problematika Mahasiswa Kuliah Online, Lebih Sulit Paham Materi Hingga Harus Keluar Biaya Tambahan

Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan pun menjadi satu diantara fakultas di Universitas Lambung Mangkurat yang menyatakan siap menggelar perkuliahan secara tatap muka.

Dalam pelaksanaan nanti, tim satgas covid-19 dari lingkup fakultas hingga universitas akan dibentuk.

“Beberapa prodi yang mengharuskan capaian pembelajaran atau ‘learning outcome’ berupa skill tidak akan mungkin maksimal jika pembelajaran melalui online,” terang Wakil Rektor 1 Universitas Lambung Mangkurat, Aminuddin Prahatama Putra.

Baca Juga: Kembali PPKM Level IV, SMK di Banjarmasin Batal Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Sementara di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari perkuliahan masih akan dilakukan secara daring.

Hal ini dengan pertimbangan khawatir pemerintah akan membuat kebijakan menghentikan perkuliahan tatap muka di masa PPKM dan bakal berimbas kepada mahasiswa dari berbagai daerah yang terlanjur datang ke Banjarmasin.

“Kalau kondisi sudah memungkinkan itu perkuliahan dilakukan secara hybrid, cuma kita tidak mau jika dimulai dua tiga minggu tiba tiba ada kebijakan yang harus menghentikan, mahasiswa yang dating dari luar daerah kasihan,” ucap Wakil Rektor 1 Uniska, Mohammad Zainul.

Sementara hingga saat ini Kota Banjarmasin masih harus berjuang keluar dari PPKM level 4 karena kendati sempat turun ke level dua namun kembali naik.

Penulis : KompasTV-Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


TERBARU