> >

Pendapat 5 Pakar soal Minum 8 Gelas Setiap Hari, Penjelasannya di Luar Dugaan

Kesehatan | 21 September 2021, 16:25 WIB
Ilustrasi air putih (Sumber: pixabay.com)

Fakta yang sering diabaikan adalah tubuh mendapatkan banyak asupan air dari makanan yang dikonsumsi. Contohnya, kembang kol dan terong mengandung 92 persen air.

Menurutnya, kurang tepat jika semua orang menggunakan anjuran yang memakai satu ukuran.

Orang dewasa yang sehat mungkin tidak perlu minum delapan gelas air tambahan sehari. Sementara, orang lain yang tinggal di iklim yang sangat panas mungkin memerlukan asupan cairan yang lebih banyak.

3. Michael Tam

Michael Tam adalah seorang dokter umum. Dia menjelaskan, takaran meminum delapan gelas per hari adalah jumlah dasar yang dibutuhkan oleh orang dewasa yang berpuasa, dalam arti mereka tidak melakukan apa-apa (misalnya, sedang dirawat di rumah sakit), tanpa kondisi khusus (seperti muntah atau diare).

Sementara, dalam aktivitas normal sehari-hari, biasanya orang mengeluarkan lebih banyak keringat, misalnya setelah olahraga atau cuaca yang panas.

Meski demikian, tubuh mendapatkan asupan air dari sumber lain, misalnya buah dan sayuran. Selain itu, konversi lemak, karbohidrat, dan protein menjadi energi dalam tubuh kita juga menghasilkan air.

Oleh karena itu, dia menyarankan agar meminum air cukup dilakukan saat haus.

Namun, jika menargetkan minum lebih banyak air, terutama sebagai pengganti minuman manis, akan berdampak baik untuk kesehatan.

Baca Juga: Anak Hampir 1 Minggu BAB Warna Hitam, Padahal Rajin Minum Air Putih dan Makan Sayur, Ada Apakah?

4. Jon Bartlett

Jon Bartlett, seorang spesialis olahraga, menyebut bahwa kebutuhan asupan air masing-masing individu berbeda, tergantung pada sejumlah faktor, baik  internal maupun eksternal.

Mengenai rekomendasi meminum delapan gelas air per hari, kata dia itu adalah kebutuhan dasar untuk memenuhi kebutuhan fisiologis sehari-hari.

Kebutuhan aktual air yang dibutuhkan tergantung pada aktivitas, kesehatan, dan iklim tempat tinggal.

Menurutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dehidrasi ringan pun dapat berdampak negatif pada kinerja mental dan fisik. Namun, ini lebih ditekankan untuk orang yang tinggal di lingkungan sangat panas dan memiliki aktivitas padat.

5. Toby Mundel

Toby yang merupakan seorang ilmuwan bidang olahraga, menjelaskan, ada banyak faktor yang menentukan jumlah asupan air yang dibutuhkan oleh tubuh.

Di antaranya adalah ukuran dan komposisi tubuh (berat badan, otot, dan lemak), banyaknya keringat yang dikeuarkan (aktif secara fisik, lingkungan panas atau lembab, menu makanan (makanan tinggi air, karbohidrat), terlalu banyak menggunakan pakaian), buang air kecil (minum obat tertentu, berada di ketinggian), kondisi kesehatan (demam, muntah atau penyakit), dan sedang hamil atau menyusui.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : grid.id


TERBARU