> >

Joni, Bocah Pemanjat Tiang Bendera Dapat Bingkisan Kemerdekaan dari Kapolda NTT

Sosial | 15 Agustus 2021, 01:54 WIB
Yohanes Gama Marchal Lau alias Joni, bocah pemanjat tiang bendera saat HUT RI ke-73 saat menerima bingkisan dari Kapolres Belu. (Sumber: Dok. Polda NTT/Kompas.com)

BELU, KOMPAS.TV - Yohanes Gama Marchal Lau atau yang dikenal dengan nama Joni, bocah pemanjat tiang bendera saat upacara HUT RI ke-73 di Atambua, Nusa Tenggara Timur kembali mendapat perhatian.

Dalam rangka menyambut HUT RI ke-76, Joni pemanjat tiang bendera itu mendapat bingkisan kemerdekaan dari Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif.

Bingkisan kemerdekaan dari Kapolda diserahkan langsung melalui Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh di kediaman Joni di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Nasib Terkini Joni, Pemanjat Tiang Bendera Tujuh Belasan

Khairul menjelaskan pemberian bingkisan kemerdekaan ini merupakan bentuk apresiasi Kapolda NTT atas usaha Joni memanjat tiang bendera demi memperbaiki pengait yang bermasalah.

Aksi spontan Joni kala itu membuat Bendera Merah Putih kembali berkibar di ujung tiang di perbatasan Indonesia-Timor Leste.

"Berkat aksi heroiknya tersebut sehingga dalam rangka HUT RI ke-76 ini, bapak Kapolda NTT melalui kami, memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi beliau untuk adik kita Joni," ujar Khairul, Sabtu (14/8/2021).

Khairul menambahkan pemberian bingkisan kemerdekaan ini sebagai wujud kepedulian dan apresiasi kepada Joni atas aksinya memanjat tiang bendera.

Baca Juga: Beda Nasib Joni dan Reza, Para Pahlawan Penyelamat Bendera

Selain itu Kedatangan Khairul dan jajaran Polres Belu sekaligus mendukung Joni untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu dalam meraih cita-cita menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Terlebih saat ini Joni sudah masuk SMA. Joni di bangku kelas 10 di SMAN 1 Atambua.

"Kita juga menyampaikan pesan dari Bapak Kapolda kepada adik Joni untuk tetap jaga kesehatan dan semangat dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita," ujar Khairul.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU