> >

Tren Penurunan Kasus Covid-19, Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Jadi 56%, ICU 79%

Update corona | 2 Agustus 2021, 20:00 WIB
Petugas mendorong tabung oksigen saat menyiapkan ruangan perawatan pada Tower 8 Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). (Sumber: Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan tren keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Jakarta terus menurun. 

Riza mengatakan, penurunan ini terjadi bekat kerja sama dan tanggung jawab semua pihak. 

"Alhamdulillah angka terus menurun, ini berkat kerja sama semua pihak terutama disiplin dan tanggung jawab masyarakat yang semakin baik," ucapnya.

Pada 1 Agustus kemarin, angka BOR menjadi 56 persen dengan keterisian sebanyak 6.367 tempat tidur 

"Yang terpakai hanya 6.367 tempat tidur atau 56 persen," kata Riza di Jakarta, Senin (2/8/2021). 

Baca Juga: Wagub DKI: Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 Sebesar 64%, ICU 86%

Angka keterisian ruang perawatan intensif (ICU) juga terus menurun hingga menjadi 79 persen atau digunakan sebanyak 1.295 tempat tidur.

Sementara itu, jumlah tes swab PCR selama sepekan terakhir di Jakarta per 2 Agustus 2021 yaitu sebanyak 155.274 tes atau 15 kali lebih banyak dari standar minimum WHO yakni 10.645 tes dalam sepekan. 

"Kontribusi tes PCR di DKI terhadap nasional itu 29,8 persen," kata Riza. 

Tren penurunan juga nampak di sejumlah indikator. Pertama, kasus harian Covid-19 pada hari ini, Senin (1/8) sebanyak 1.410 kasus positif baru dari sebanyak 11.417 orang yang dites PCR. 

Baca Juga: PPKM Darurat Dinilai Efektif Tekan Kasus Covid-19 di Jakarta, Anies Paparkan Buktinya

Selanjutnya, kasus aktif Covid-19 di DKI baik yang dirawat maupun isolasi, per 2 Agustus, turun sebanyak 905 kasus menjadi 14.979 kasus aktif. 

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 791.422 dengan tingkat kesembuhan 96,7%, dan total 12.363 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,3%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2%. 

Total jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 818.764 kasus. 

Baca Juga: Kantor Non-Esensial Boleh Kembali Beroperasi di Jakarta, Wagub DKI: Tunggu Keputusan Resmi Pemprov

Penulis : Hasya Nindita Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU