> >

Aktivis Mahasiswa Jawa Tegah Temui Ganjar Pranowo Malam-malam, Ini yang Dibahas

Berita daerah | 29 Juli 2021, 15:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Sumber: KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Rumah dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Kota Semarang, disambangi sejumlah aktivis mahasiswa dari enam organisasi pergerakan di Jawa Tengah pada Rabu (28/7/2021) malam.

Ganjar mengatakan kedatangan para ketua dan pengurus organisasi kemahasiswaan yang tergabung di Kelompok Cipayung Jateng ini adalah untuk berdiskusi soal keterlibatan mahasiswa dalam penanganan Covid-19 di masyarakat. 

“Saya kedatangan tamu, kawan-kawan mahasiswa dari kelompok Cipayung Jateng. Mereka ini punya ide, membuat Gerakan Jateng Ayo Bangkit. Intinya, mereka ingin berkontribusi membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis, (29/7/2021).

Dalam pertemuan yang digelar di lobby rumah dinas itu, Ganjar menuturkan terapat banyak ide dan gagasan yang disampaikan oleh teman-teman mahasiwa tersebut.

Gubernur Jawa Tengah menilai kontribusi yang diusulkan oleh mereka konkret, seperti mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang berhak, membuat konsultasi di bidang kesehatan atau telemedicine, berkontribusi pada bidang pendidikan, dan lainnya.

"Mereka bisa masuk ke persoalan-persoalan itu dan ingin membantu menyelesaikan. Saya rasa ini gerakan yang sangat bagus, karena ini kuliah kerja yang sangat nyata,” tegas Ganjar. 

Baca Juga: Dapat Bantuan Oksigen dari KRI Dr Soeharso-990, Ganjar: Prioritaskan untuk Kebutuhan RS di Semarang

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengapresiasi mahasiswa Jawa Tengah, khususnya kelompok Cipayung karena ide dengan model gerakan yang berbeda. 

"Saya apresiasi, karena mereka mau terjun ke lapangan secara langsung. Saya angkat dua jempol untuk mereka,” ujar Ganjar. 

Sebagai informasi, sejumlah aktivis mahasiswa yang sowan ke Ganjar berasal dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Kemudian ada dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Sementara itu, Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY Sahal Munir menjelaskan, dari diskusi dengan Ganjar, mahasiswa dapat bergerak dalam beberapa sektor dalam penanganan Covid-19.

“Banyak yang kita usulkan untuk dieksekusi, di antaranya menjadi relawan program pemerintah. Kita buat konsultasi online berkaitan dengan kesehatan, konsentrasi membantu pendidikan, kita bantu pendataan terhadap UKM terdampak, dan ada gerakan mendata penyintas Covid, untuk mau diajak donor plasma yang nantinya digunakan membantu penderita Covid lainnya,” dia menjelaskan. 

Baca Juga: Percepat Vaksinasi, Ganjar Sebut Jateng Bakal Terima 700 Ribu Dosis Vaksin Minggu Ini

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU