> >

4 Aktvitas di DIY Ini Disebut Mengalami Penurunan Signifikan Selama PPKM Darurat

Update corona | 21 Juli 2021, 14:18 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji (Sumber: TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Penerapan PPKM darurat di DIY bertujuan untuk menekan mobilitas dan aktivitas masyarakat supaya bisa menurunkan angka penularan Covid-19. Untuk itu, pihak DIY kembali menerapkan peraturan yang sama pada masa perpanjangan PPKM darurat sampai 25 Juli mendatang.

Tiga kabupaten dan kota di DIY menerapkan PPKM darurat level 4, yakni Bantul, Sleman, dan Yogyakarta. Sementara, Gunungkidul dan Kulonprogo masuk ke level 3.

"Tidak ada perubahan peraturan dalam perpanjangan PPKM darurat, perlakukan untuk level 3 dan 4 juga sama tidak ada yang berbeda," ujar Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Varian Delta Ditemukan di Yogyakarta, Ini 6 Instruksi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamenku Buwono X

Berdasarkan hasil evaluasi selama PPKM darurat 3 sampai 20 Juli 2021 di DIY, ada sejumlah aktivitas di masyarakat yang disebut mengalami penurunan secara signifikan.

Penurunan itu terjadi pada aktivitas transportasi umum (-49 persen), aktivitas di taman-taman (-33 persen), rekreasi (-25 persen), dan tempat kerja (-21 persen). 

Kendati demikian, ada pula aktivitas yang meningkat di masyarakat DIY selama PPKM darurat, yakni toko bahan makanan dan apotek (9 persen), serta area permukiman (13 persen).

Pada saat yang sama, Baskara Aji menilai aktivitas di Maliboro bisa dibuka kembali oleh Pemkot Yogyakarta pada 26 Juli 2021 jika mengacu pada instruksi Menteri Dalam Negeri.

Walaupun untuk kepastiannya masih menunggu evaluasi perpanjangan PPKM darurat di DIY.

Baca Juga: Termakan Hoaks Ambulans Kosong, Warga Rusak Ambulans SAR DIY di Bantul

 

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU