> >

Polisi Tambah Titik Pembatasan dan Pengendalian Mobilitas di Jadetabek Jadi 35 Titik

Sosial | 29 Juni 2021, 10:01 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Melakukan Penyekatan di Gerbang Tol Cikarang Barat, Kamis (13/5/2021) (Sumber: ntncpolri)

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Polisi menambah titik pembatasan dan pengendalian mobilitas warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro menjadi 35 titik. 

Sebelumnya pembatasan mobilitas dilakukan di 10 lokasi di seputar DKI Jakarta, kali ini ada penambahan sebanyak 11 titik, sehingga total ada 21 titik pembatasan mobilitas yang dimulai pada pukul 21.00 - 04.00 WIB. 

Pada saat jam berlakunya pembatasan mobilitas, jalan di 21 titik tersebut akan ditutup, namun, jalan yang menjadi lokasi pengendalian mobilitas akan tetap dibuka namun kerumunannya dipantau.

"Jadi dalam pengendalian itu tidak kami tutup total seperti pembatasan, masyarakat masih bisa melintas tapi jalan itu akan kita kendalikan secara ketat kerumunannya," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Yogo Purnomo kepada wartawan, Senin (28/6/2021).

Baca Juga: Gelar Vaksinasi Massal, Polda Metro Jaya Buka Delapan Titik Lokasi. Mana Saja?

Pembatasan mobilitas saat ini juga diperluas ke kota penyangga DKI Jakarta seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang.

Selain pembatasan, polisi juga memberlakukan titik pengendalian yang dimulai sejak Senin (28/6/2021) malam.

"14 titik pengendalian mobilitas," ujar Sambodo.

Sambodo menerangkan perluasan titik pembatasan dan pengendalian ini untuk menekan penularan virus Covid-19. Kebijakan ini ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi pada pembatasan mobilitas di 10 titik Jakarta yang berlangsung sejak pekan lalu.

"Maka setelah berjalan tujuh hari dan kita evaluasi maka kegiatan tersebut akan kita lanjutkan bahkan titiknya akan kita tambah," ujarnya.

Penulis : Hasya Nindita Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU