> >

Jumlah Penumpang KRL Meningkat, Menhub Minta PT KAI Lakukan Random Check

Kesehatan | 20 Juni 2021, 16:55 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Sumber: Dok. Kemenhub RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) meningkat.

Hal itu disampaikannya usai melakukan peninjauan ke Stasiun Jatinegara dan Stasiun Bekasi Timur, Sabtu (19/06/2021) kemarin.

“Saya mendapat laporan, bahwa jumlah pergerakan penumpang KRL per harinya cenderung meningkat, yaitu sekitar 400-500 ribu penumpang per hari," ujar Budi.

Menhub mengatakan, KRL merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat.

Meski di masa normal bisa di atas satu juta penumpang, namun kata Budi, hal itu harus disikapi mengingat kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Oleh karenanya, kami tugaskan kepada PT KAI untuk melakukan random check di stasiun utama seperti di Gambir, Senen, Manggarai, dan stasiun utama lainnya di lintas Bekasi, Bogor, dan Tangerang,” ucap Budi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies Baswedan: Seluruh Kegiatan Harus Tutup Jam 9 Malam

Lebih lanjut, Menhub mengungkapkan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat akan menyediakan bus-bus di sejumlah titik stasiun sebagai alternatif angkutan agar kondisi penumpang kereta tidak berdesakan.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT KAI Didiek Hartantyo menyatakan siap untuk melaksanakan random test di beberapa stasiun utama.

Pihaknya mengaku telah melakukan penerapan protokol kesehatan dengan ketat terhadap penumpang KRL.

Misalnya seperti mewajibkan penumpang memakai masker, mencuci tangan, memberi tanda tempat duduk dan tempat berdiri agar penumpang dapat menjaga jarak, serta membatasi kapasitas penumpang hanya 74 penumpang di setiap gerbong kereta.

Penulis : Baitur Rohman Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU