> >

Sultan HB X Bakal Lakukan Lockdown, Wawali Kota Yogyakarta: Ini Palu Gada Terakhir Tekan Covid-19

Update corona | 19 Juni 2021, 11:18 WIB
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. (Sumber: Tribun Jogja/ Rizki Halim)

Selain itu, sebanyak 84 persen shelter di rumah sakit sudah terpakai dan masih perbaikan 12 kamar yang rusak.

Kendati demikian, Heroe tetap khawatir dengan keadaan saat ini, lantaran Kota Yogyakarta merupakan ibu kota Provinsi DIY, di mana banyak rumah sakit di wilayahnya yang menjadi rujukan pasien Covid-19 dari daerah lain.

"Maka otomatis akan menanggung lonjakan kasus dari daerah sekitar. Di Kota Yogyakarta saat ini ada delapan rumah sakit yang menjadi rawat inap bagi Covid-19," imbuhnya.

Baca Juga: Ada Tambahan 595 Pasien Baru, Angka Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta Pecah Rekor

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kemudian akan lebih memperketat aktivitas warga yang berpotensi menimbulkan kerumunan, terutama di posko-posko RT dan RW.

Patroli ke setiap wilayah di Kota Yogyakarta akan dilakukan untuk menjamin kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan, seperti di jalanan, tempat makan, serta tempat pelayanan umum lainnya.

Di tempat wisata, tempat parkir, maupun perbatasan juga akan digelar pencegatan kendaraan yang berasal dari zona merah guna memeriksa kelengkapan surat-surat kesehatan terkait Covid-19.

Misalnya di Malioboro, ada beberapa bus yang dilarang menurunkan menumpang, karena berasal dr zona merah dan tidak dilengkapi surat kesehatan bagi wisatawan.

"Harapan kami, seluruh warga dapat membatasi mobilitasnya dahulu dan jika bepergian harus melengkapi surat kesehatan, terlebih yang dari daerah zona merah," tutur Heroe.

"Kami terbuka bagi siapapun yang ingin datang ke Yogyakarta, selama disertai surat keterangan sehat dan menjalankan prokes Covid-19." tambah Wawali. 

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU