> >

Bakal Ada Shelter Kesejahteraan Sosial di DIY untuk yang Pertama Kalinya, Apa Itu?

Sosial | 3 Juni 2021, 21:33 WIB
Ilustrasi anak telantar Bantul. (Sumber: TRIBUNNEWS.COM )

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Pemkab Bantul akan membangun shelter kesejahteraan sosial di Kepuh Wetan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul. Shelter kesejahteraan sosial ini adalah yang pertama kalinya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Peletakan baru pertama sudah dilakukan pada 30 Mei 2021 dan targetnya shelter selesai dibangun pada November 2021. Shelter kesejahteraan sosial menempati lahan seluas 1.200 meter persegi dengan bangunan dua lantai.

Pembangunan shelter kesejahteraan sosial ini dirancang dua tahap, yakni, menggunakan APBD Bantul 2021 senilai Rp2,9 miliar dan tahap kedua pada 2022 dengan anggaran Rp2 miliar.

Baca Juga: Menguak Sejarah Lambang Negara di Rumah Garuda Bantul

Shelter ini akan digunakan untuk menampung orang telantar,” ujar Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bantul, Didik Warsito, Kamis (3/6/2021).

Ia tidak menampik pandemi Covid-19 berdampak terhadap pelayanan orang telantar. Untuk sementara pelayanan ditutup, terlebih panti yang dimiliki Pemda DIY juga sempat ditutup.

Artinya, ketika ada razia orang dengan gangguan jiwa dan telantar di Bantul, kendala selanjutnya adalah tidak ada tempat penampungan.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap persoalan kesejahteraan sosial bisa diatasi secara mandiri oleh Bantul melalui keberadaan shelter ini. Ia menilai, jika shelter kesejahteraan sosial sudah beroperasi, maka, lansia telantar, anak telantar, penyandang disabilitas telantar, pengemis, gelandangan akan dinilai di shelter itu dan diinapkan sementara waktu supaya kebutuhan mereka terpenuhi.

“Pembangunan shelter kesejahteraan sosial menjadi implementasi dari amanat UU,” ucap bupati Bantul.

Baca Juga: Mengenang Gempa Bantul 15 Tahun Lalu dari Kacamata Gunung Merapi

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU