> >

PHRI DIY Klaim Penyekatan dan Larangan Mudik ke Yogyakarta Berhasil, Ini Buktinya

Sosial | 17 Mei 2021, 17:17 WIB
Ilustrasi kamar hotel Yogyakarta (Sumber: Pixabay.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklaim penyekatan dan larangan mudik Lebaran ke Yogyakarta berhasil.  

Buktinya, tingkat okupansi hotel di Yogyakarta selama libur lebaran, 13 sampai 15 Mei 2021 hanya lima sampai tujuh persen.

“Program pemerintah berhasil, ekonominya jeblok,” ujar ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo, Minggu (16/5/2021).

Pelarangan mudik Lebaran dan penyekatan berimbas ke dunia perhotelan. Padahal, PHRI adalah asosiasi pariwisata yang bisa bertahan selama pandemi Covid-19.

Baca Juga: Okupansi Hotel Yogyakarta Saat Libur Lebaran 2021 Tak Sampai 10 Persen

Menurut Deddy, hotel yang berada di bawah naungan PHRI DIY sebenarnya sudah siap meneriam tamu dari luar daerah. Terlebih hotel-hotel sudah mengantongi sertifikat CHSE dan para karyawan juga sudah mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Beruntung masih ada ASN lokal yang mau membantu menginap pada Lebaran tahun ini,” ucapnya.

Ia juga mengaku tidak memiliki strategi apapun untuk saat ini. Strategi yang dibikin PHRI kerap terhambat oleh kebijakan yang berubah-ubah dan serba mendadak.

Baca Juga: PHRI DIY Minta ASN Menginap di Hotel-Hotel Yogyakarta Saat Libur Lebaran

PHRI DIY berharap solusi dari pemerintah. Sebab, saat ini pelaku perhotelan juga tetap harus menghidupi karyawannya dan membayar biaya operasional seperti listrik, BPJS, dan sebagainya.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU