> >

Dua Kabupaten di Kalimantan Selatan Terdampak Banjir Akibat Luapan Sungai Satui dan Haruyan

Peristiwa | 14 Mei 2021, 13:36 WIB
Banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (13/5). (Sumber: bnpb.go.id)

Namun, di Kabupaten Tanah Bumbu, sebanyak 98 warga masih bertahan di tempat pengungsian dikarenakan banjir masih belum surut.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kota Wisata Parapat Danau Toba, Puluhan Rumah Rusak

Dikabrakan BNPB, yang dilansir situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut peringatan waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi hingga sore hari di wilayah: Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito, Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, tabalong, Kotabaru, Tanah Bumbu dan Tanah Laut.

Perkiraan cuaca buruk tersebut diprediksi terjadi pada Jumat (14/5/2021) hingga Sabtu (15/5/2021).

Untuk diketahui, kajian InaRISK, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki risiko bencana banjir sedang hingga tinggi dengan luas risiko mencapai 77.996 hektar atau mencakup 10 kecamatan.

Lalu untuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah punya risiko bencana banjir sedang hingga tinggi dengan luas risiko mencapai 58.414 hektar atau mencakup 11 kecamatan.

"Dengan adanya peringatan dini yang dikeluarkan BMKG serta kajian risiko InaRISK, BNPB menghimbau kepada masyarakat dan pemerintah setempat untuk selalu siap siaga terhadap bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu dengan menyiapkan rencana kesiapsiagaan dari tingkat yang paling kecil yakni keluarga," jelas Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melalui laman resmi BNPB, Jumat (14/5/2021).

Baca Juga: BNPB Keluarkan Peringatan Waspada Banjir Bandang dan Tanah Longsor di 16 Provinsi

Penulis : Hedi Basri Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU