> >

Realisasi Vaksinasi di NTT Sampai April 2021 Masih Rendah

Kesehatan | 7 Mei 2021, 23:35 WIB
Vaksinasi Covid-19 belum dipastikan memicu seseorang terserang penyakit Guillain-Barre-Syndrome (GBS) atau tidak. (Sumber: Kemenkes RI)

KUPANG, KOMPAS.TV - Sekda NTT Ben Polo Maing mengatakan, upaya vaksinasi warga segera mungkin dilakukan. Vaksinasi bukan agar bebas dari Covid-19, tetapi untuk menciptakan herd immunity.

Hal tersebut disampaikan pada rapat kerja para bupati dan forum koordinasi pimpinan daerah di Kupang, Jumat (7/5/2021), dilansir dari Kompas.id.

“Menerima vaksin tidak berarti tidak lagi menjalankan protokol kesehatan karena justru perlu diperketat lagi selain vaksinasi dan menjaga sistem imun tubuh masing-masing,” kata Polo Maing.

Ia menuturkan, vaksinasi itu memasukkan virus yang sudah mati atau nonaktif ke dalam tubuh untuk menciptakan imun dan antibodi tubuh. Dengan ini, tubuh mampu melakukan perlawanan ketika virus datang. Virus itu tidak akan hilang, dan kemungkinan tetap ada bersama manusia.

Baca Juga: Realisasi APBD NTT Kuartal Pertama Rendah, Gubernur Minta Berbagai Pihak Bantu Serapan Anggaran

Lebih lanjut, Polo Maing mengungkapkan, target total vaksinasi di NTT adalah 3.643.275 orang. Target untuk gelombang pertama, Januari-April 2021, untuk tenaga kesehatan, petugas publik, dan warga lansia sebanyak 877.852 orang.

Namun, realisasi sampai April 2021 untuk dosis pertama sebanyak 160.585 orang dan dosis kedua 86.739 orang sehingga total vaksinasi triwulan pertama 247.321 orang.

“Tingkat vaksinasi masih rendah sehingga para bupati dan wali kota terus berupaya agar target vaksinasi segera tercapai,” kata Polo Maing.

Baca Juga: Ketua DPRD NTT Minta Agar Penyerapan APBD Tepat Sasaran

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU