> >

Cerita Fransiskus, Korban Bencana Badai Seroja NTT yang Dihadiahi Jokowi: Jaketnya Tidak Akan Dicuci

Berita daerah | 10 April 2021, 08:44 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan jaketnya kepada Fransiskus Ade Iran Ata Wolo, pemuda asal Desa Tapolangun, Kabupaten Lembata, Jumat (9/4/2021). (Sumber: Tangkapan layar akun FB Jokowi via Kompas.com)

Dia tak menduga Jokowi tiba-tiba memanggilnya.

Fransiskus pun tidak mengira kalau ternyata dia bakal mendapat jaket milik Presiden.

"Awalnya bapak Presiden tunjuk saya. Ditunjuk dulu, baru beliau panggil saya. Lalu beliau pakaikan jaket ini ke saya," ujarnya kepada awak media.

Melansir Kompas.com, Jumat (9/4/2021), Fransiskus awalnya mengaku sempat was-was karena hanya memakai celana panjang yang robek di dua bagian lututnya.

Ia menuturkan tidak ada rencana meminta jaket ke Jokowi.

Jaket berwarna merah itu sebelumnya dikenakan oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Langsung Kondisi Warga Terdampak Bencana NTT

"Saya kaget beliau panggil lalu buka jaket dan memakai ke saya. Perasaan saya tentu sangat senang dan senang sekali," ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan KompasTV sebelumnya, pada Jumat (9/4/2021), Presiden Jokowi meninjau Desa Tapolangun, salah satu daerah terdampak banjir di NTT.

Ini adalah kali pertama Jokowi mengunjungi Kabupaten Lembata.

Lembata merupakan salah satu kabupaten yang terdampak paling parah saat banjir bandang menerjang NTT.

Banjir bandang ini menimbulkan korban jiwa sejumlah 165 orang.

Saat ini, 45 orang masih dalam pencarian.

Bencana alam ini diakibatkan karena adanya Badai Seroja yang menghantam kawasan Provinsi NTT dan sekitarnya sejak akhir pekan lalu.

Penulis : Gading Persada Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU