> >

Pakar UGM Bongkar 6 Hoaks Seputar Covid-19

Update corona | 24 Maret 2021, 18:26 WIB
Botol berisi vaksin Covid-19 Sinopharm buatan China. (Sumber: AP Photo / Nabil al-Jurani)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Beragam informasi seputar Covid-19 yang tidak tepat atau hoaks kerap mengakibatkan disinformasi.

Pakar kesehatan UGM pun membedah enam hoaks yang kerap beredar di kalangan masyarakat.

1. Vaksin Covid-19 berbahaya

Pakar alergi imunologi UGM Deshinta Putra Mulya menegaskan jika hal tersebut tidak tepat. Sebab, pembuatan vaksin telah melalui serangkaian penelitian panjang baik untuk melihat kemampuan membentuk antibodi, efek samping, hingga efikasi.

2. Vaksin Covid-19 mengandung chip

Ia menjelaskan vaksin moderna dirancang untuk mengubah DNA manusia dan vaksin Covid-19 memiliki chip untuk melacak orang.

“Tidak benar vaksin Covid-19 ada chipnya, tidak bisa chip dimasukan melalui injeksi,” ujarnya dalam webinar bertajuk Mitos vs Fakta Seputar Covid-19; Pencegahan, Vaksin, Diagnosis, dan Terapi, Rabu (24/3/2021).

Baca Juga: Kemenkominfo Beberkan Ribuan Informasi Hoaks Covid-19 dan Vaksinasi, Tersebar di Media Sosial

3. Vaksin covid-19 telah bermutasi menjadi ribuan Covid-19 baru di seluruh dunia

Deshinta menjelaskan jika hal tersebut tidak benar sebab virus Covid-19 dalam vaksin telah dimatikan sehingga tidak akan menimbulkan mutasi.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU