> >

Semarang Diguyur Hujan Lebat Dua Jam, Kompleks Gedung Gubernur Jateng Kebanjiran

Peristiwa | 23 Februari 2021, 20:44 WIB
Banjir di Semarang. (Sumber: Kompas.com/Riska Farasonalia)

Air akhirnya surut di kompleks kantor pemerintahan itu sekitar pukul 17.15 WIB. Ini setelah pihak Pemprov Jateng memperlebar lubang keluar air ke selokan.

Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Semarang, genangan air juga terpantau di Jalan Ariloka, Jalan Raya Kaligawe, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Raya Simongan. 

Selain itu banjir juga merendam Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol-Bundaran Bubakan, Jalan Citarum Selatan Kelurahan Bugangan, Jalan Tambak, dan Jalan Mpu Tantular.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, banjir Semarang terjadi bukan hanya karena hujan.

"Jadi ini ada faktor kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di gunung dan penurunan tanah (land subsidence) di pesisir pantai. Dan daerah Pantura Jawa Tengah ini termasuk yang penurunan tanahnya cukup mengkhawatirkan," tulis Ganjar, Selasa (16/2/2021).

Ganjar mengaku banjir ini memerlukan langkah penghijauan tanah di pegunungan.

Baca Juga: Sit Up di Tiang Listrik, Pria Ini Sebabkan Puluhan Ribu Rumah Mati Lampu

“Hal ini membutuhkan komitmen jangka panjang dengan memperbaiki tata kota serta reboisasi lahan di pegunungan,” sebut Ganjar.

Pihak Pemprov Jateng juga mengaku sedang membangun tanggul laut untuk mengatasi banjir.

“Alhamdulillah, untuk Kota Semarang itu sedang direncanakan dengan membuat tanggul laut yang juga akan menjadi Tol Semarang-Demak," ungkap Ganjar.

Penulis : Ahmad-Zuhad

Sumber : Kompas TV


TERBARU