> >

Pasca Longsor, Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Peristiwa | 16 Februari 2021, 14:06 WIB

NGANJUK, KOMPAS.TV - Warga korban tanah longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur masih bertahan di pengungsian.

Gubernur Jawa Timur menyebut kebutuhan pokok bagi pengungsi tercukupi dan akan berkoordinasi terkait relokasi, karena potensi longsor susulan di musim hujan masih tinggi.

Pasca longsor, warga Nganjuk Jawa Timur terus bertahan di pengungsian.

Jumlah warga Desa Ngetos yang mengungsi akibat tanah longsor mencapai 141 orang dan 41 diantaranya adalah anak-anak.

Sejauh ini, kebutuhan para pengungsi tercukupi, baik dari pakaian, makanan dan perlengkapan tidur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengunjungi korban longsor di Kabupaten Nganjuk pada Senin kemarin (15/02/2021) memastikan bantuan kebutuhan pokok bagi pengungsi tercukupi.

Khofifah juga akan berkoordinasi dengan Pemkab terkait relokasi permukiman terdampak, karena potensi terjadi longsor susulan di musim hujan ini masih tinggi.

Untuk membantu mempercepat pencarian korban yang diduga tertimbun longsor, Tim SAR gabungan juga mengerahkan anjing pelacak.

Pencarian korban dengan bantuan anjing pelacak dilakukan di sejumlah rumah yang masih utuh di sekitar longsor.

Selain korban meninggal, warga yang mengalami luka-luka akibat longsor juga telah mendapatkan perawatan.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga akan menyiapkan lahan relokasi sementara dan rumah layak huni bagi korban yang rumahnya rusak berat.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


TERBARU