> >

Aksi 1812 Dibubarkan, Kapolda Metro: Keselamatan Rakyat Adalah HAM, Harus Jadi Kepedulian

Peristiwa | 19 Desember 2020, 11:23 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (memegang mikrofon) dalam kegiatan peluncuran Kampung Tangguh Jaya di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (7/12/2020). (Sumber: Kompas.com/Sonya Teresa)

Baca Juga: Alasan Polisi Sita Mobil Komando FPI Aksi 1812

Mobil Komando FPI Aksi 1812 Disita

Tak hanya membubarkan simpatisan FPI, polisi juga menyita mobil komando FPI yang digunakan pada aksi 1812 di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Jumat (18/12/2020).

Polisi menyita mobil komando ini karena diduga digunakan untuk provokasi.

"Ada satu mobil yang mereka biasa namakan mobil komando yang kita amankan. Jadi setiap demo pasti ada provokasi dan mereka menyediakan mobil khusus, bukan mobil ambulans. Nah mereka gunakan untuk sebagai bahan untuk bisa menyampaikan pendapat," ujar Kombes Pol Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Monas, Jakarta Pusat (18/12/2020).

Setelah sempat diderek ke kawasan Monas, Jakarta Pusat, mobil komando ini dibawa ke Polda Metro Jaya.

Selain mobil komando, polisi juga mengamankan sebuah mobil ambulans dan minibus berisi makanan dan minuman untuk kebutuhan logistik demo 1812 pada Jumat (18/12/2020). 

Selain makanan dan minuman ringan di dalam mobil ambulans polisi juga menemukan sebuah tandu.  

Baca Juga: Viral ! Brimob dan Jawara Berhadapan dalam Posisi Kuda-kuda di Aksi 1812

 

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU