> >

Ganjar Minta Kegiatan Berpotensi Kerumunan Jelang Akhir Tahun yang Tak Dibatasi Tidak Diizinkan

Sosial | 17 November 2020, 23:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Sumber: KompasTV)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Berbagai kegiatan yang berpotensi kerumunan saat menjelang akhir tahun tidak akan diizinkan digelar apabila tidak ada pembatasan.

Hal itu sebagaimana disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai kebijakannya.

Baca Juga: Respons Ganjar Soal Sekeluarga Meninggal Karena Covid-19 di Sragen

Bahkan pihaknya berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah terkait izin yang dikeluarkan untuk mengantisipasi hal tersebut. 

"Kalau dari kepolisian, kalau tidak dibatasi tidak akan diizinkan. Jadi clear, termasuk yang kemarin tanya saya acara di Pekalongan," ujar Ganjar di kantornya, Selasa (17/11/2020), seperti dilansir Kompas.com 

Ganjar menjelaskan pihaknya telah memetakan sejumlah momen acara yang berpotensi kerumunan. 

"Kita udah siapin (antisipasinya). Kan masih ada (acara potensi kerumunan) yang misalnya Maulid Nabi, akan ada Natal, mungkin perayaan di luar itu adalah Tahun Baru," jelasnya. 

Di sisi lain, Ganjar mengaku setuju dengan usulan penundaan libur panjang akhir tahun yang dilontarkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

Sebelumnya, IDI meminta agar libur panjang Natal dan Tahun Baru 24-31 Desember ditunda. 

"Setuju (libur panjang ditunda)," katanya. 

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU