> >

Sering Rusak Diterjang Lahar Hujan, Jalan Tambang Akan Dibangun Jembatan

Berita daerah | 7 November 2020, 14:13 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.TV – Banjir lahar hujan Gunung Semeru yang sering melanda Lumajang, Jawa Timur, membuat jalan tambang pasir yang berada di 3 desa rusak. Pemerintah daerah setempat dan Asosiasi Penambang Rakyat, akan membangun jembatan darurat secepatnya.   

Bupati Lumajang, Jawa Timur, Thoriqul Haq turun langsung mengecek lokasi jalan khusus tambang yang rusak di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, pada Rabu sore. Hal ini menyusul banyaknya keluhan dari sopir truk pasir karena jalan khusus tambang sering dilanda banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Dalam sidak ini, Bupati Thoriq menemukan ada 3 titik jalan khusus tambang yang rusak. Jalan ini berada pada pertemuan dua titik sungai sehingga setiap kali banjir lahar datang jalan tersebut selalu rusak.

Untuk itu, pemerintah akan mendorong pengelola jalan khusus tambang pasir yakni Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia atau APRI, untuk segera membangun jembatan darurat.

Baca Juga: 3 Jalur Tambang Pasir Rusak Diterjang Banjir Lahar Hujan

Sementara itu, ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Kabupaten Lumajang mengaku mengalami kendala terkait pendanaan dalam pengelolaan jalan tambang. Sebab dana untuk membangun jalan ini berasal dari iuran para pemilik ijin tambang. Meski demikian APRI akan berusaha membangun jembatan darurat agar tidak ada lagi jalan yang rusak akibat banjir lahar.

Adanya jalan khusus tambang ini merupakan inisiasi Pemkab Lumajang untuk meminimalisir konflik antar warga dan pemilik armada pasir. Selain itu, Pemkab Lumajang juga ingin memiliki tata kelola pertambangan pasir yang baik dan benar, sehingga nantinya pendapatan asli daerah dari sektor pertambangan pasir ini juga meningkat.

 

#JalanTambang #BanjirLaharHujan #GunungSemeru #Lumajang 

Penulis : KompasTV-Jember

Sumber : Kompas TV


TERBARU